3 Tahun, Penyandang Disabilitas Diperkosa 9 Pria Sampai Hamil | Lampung Post
2017 24 January
4260
Kategori Lampung
Penulis Abu Umarali
Editor Sri Agustina
Panyandang disabelitas diperkosa 9 pria secara bergantian selama 3 tahun. (Ilustrasi/google)

3 Tahun, Penyandang Disabilitas Diperkosa 9 Pria Sampai Hamil

KOTA AGUNG --Sungguh keterlaluan yang dilakukan 9 pria bejat ini. Sejak 2013 hingga akhir 2016, mereka merudapaksa SW (23), wanita penyandang disabilitas warga Pekon Batu Patah, Kecamatan Kelumbayan Barat, Tanggamus, secara bergantian hingga hamil 4 bulan.

Ke-9 tersangka ini adalah; Gunawan (22), Masruh alias Ruhik (21), EF (18), TH (16), AB (15), MGR (18), MCH (20), DS (19) dan IN (19), warga Kecamatan Kelumbayan Barat. Para tersangka diciduk Satreskrim Polres Tanggamus pada Rabu (11/1/2017), berdasarkan LP/629/XII/2016/LPG/RES TGMS tanggal 19 Desember 2016.

"Pada akhir Desember 2016, orang tua korban mulai menyadari hal ini saat melihat perut korban membuncit," ujar Kasat Reskrim AKP Hendra Saputra mendampingi Kapolres Tanggamus AKBP Ahmad Mamora, Senin (23/1/2017).

Saat mengambil keterangan dari korban, Satreskrim menggandeng ahli bahasa dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Tanggamus. Berdasarkan penuturan dari korban, para tersangka ini mengagahinya di 7 lokasi, yakni 3 titik di dalam rumah korban, yaitu kamar korban, ruang tengah dan sofa ruang tamu. Sedangkan 4 lokasi lagi meliputi; kediaman Gunawan dan Cahyadi, perkebunan belakang rumah dan warung soto milik orang tua korban.

"Kami juga bekerjasama dengan ahli psikologi dari Bandar Lampung guna mengatasi trauma yang dialami korban," terang Hendra.

Dia menambahkan, sebagian tersangka masih berkategori anak di bawah umur. Sehingga pihaknya juga berkoordinasi dengan BAPAS Bandar Lampung. Bagi tersangka dibawah umur terancam pasal 285 atau 286 dan atau 289 KUHP dan Undang-undang RI nomor 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan pidana anak-anak. Sedangkan bagi yang sudah dewasa dijerat pasal 285 KUHP atau pasal 286 KUHP dan atau pasal 289 KUHP jo pasal 64 KUHP dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.

BAGIKAN