Lampung Barat Alokasikan DAK Bidang Kesehatan dan KB Rp29, 473 Miliar | Lampung Post
2017 12 April
1403
Kategori Lampung
Penulis Eliyah
Ilustrasi dana alokasi khusus (DAK). beritatotabuan.com

Lampung Barat Alokasikan DAK Bidang Kesehatan dan KB Rp29, 473 Miliar

LIWA -- Dana alokasi khusus (DAK) bidang kesehatan dan keluarga berencana Kabupaten Lampung Barat tahun 2017 diplot Rp29,473 miliar. Kepala Bappeda Lampung Barat Okmal, Rabu (12/4/2017), menjelaskan DAK sebesar Rp29,473 miliar itu dibagi menjadi empat bidang dan akan dilaksanakan satker terkait masing-masing.

Keempat bidang itu terdiri dari bidang pelayanan kesehatan dasar Rp7 miliar akan dilaksanakan Dinas Kesehatan dan puskesmas-puskesmas. Kemudian untuk pelayanan kesehatan rujukan Rp18,5 miliar lebih akan dilaksanakan oleh RSU Alimuddin Umar Liwa. Lalu untuk kegiatan pelayanan kesehatan kefarmasian Rp2,9 miliar akan ditangani Dinas Kesehatan dan untuk bidang keluarga berencana Rp995 juta oleh Dinas KB dan Pemberdayaan Perempuan.

Okmal menambahkan DAK Rp7 miliar untuk pelayanan kesehatan dasar antara lain akan diperuntukkan pembangunan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di 10 puskesmas tersebar. Kemudian untuk pengadaan sarana listrik berupa mesin generator di lima puskesmas tersebar. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menunjang sarana dan prasarana pelayanan kesehatan dasar di puskesmas-puskesmas yang ada.

Kemudian ada juga untuk pengadaan perangkat komputer Dinas Kesehatan untuk program sistem informasi komputer nasional dan sistem informasi komputer daerah. Pengadaan perangkat pendataan keluarga di puskesmas sebanyak 40 unit untuk 11 puskesmas tersebar.

Total DAK untuk pelayanan kesehatan dasar tahun ini jika dibanding dengan alokasi DAK tahun lalu yakni terjadi pengurangan di mana pada tahun lalu jumlahnya mencapai Rp8 miliar lebih.

Sedangkan DAK layanan rujukan Rp18,5 miliar lebih antara lain akan diperuntukkan pengadaan mobil ambulans sebanyak 4 unit, pengadaan alat kedokteran serta pembangunan ruang rawat inap, rawat jalan dan radiologi serta farmasi. DAK untuk kegiatan layanan rujukan ini paling besar karena untuk pembangunan sarana penunjang pelayanan rujukan terutama untuk pengadaan kendaraan ambulans, di mana kendaraan ambulans yang ada saat ini sudah tidak mencukupi lagi. Bahkan beberapa kendaraan yang ada sebagian sudah tidak efisien lagi.

Selain untuk pengadaan kendaraan ambulance, DAK bidang layanan rujukan ini juga akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan tambahan yaitu pembangunan rawat inap, rawat jalan, radiologi dan farmasi. DAK untuk layanan rujukan tahun ini terjadi peningkatan sebesar Rp13 miliar (254%) menjadi Rp18,5 miliar dibanding dengan tahun lalu yang hanya mencapai Rp5,2 miliar.

Lalu DAK untuk bidang pelayanan kesehatan kefarmasian Rp2,9 miliar yang akan dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan yaitu untuk penyediaan obat dan bahan medis habis pakai, pengadaan pengola data dan pengadaan alat penyimpanan.

Sementara itu, DAK untuk bidang keluarga berencana sebesar Rp955 juta direncanakan akan diperuntukan bagi pembangunan gedung balai penyuluh KB di Kecamatan Sumberjaya dan Kecamatan Way Tenong. Gedung tersebut nantinya dipergunakan sebagai pusat pertemuan penyuluh KB dan pelayanan KB masing-masing kecamatan.

BAGIKAN