Anggaran Pilkades Serentak di Lamsel Rp1,7 Miliar | Lampung Post
2017 20 April
1020
Penulis Armansyah
Editor Sri Agustina
Pemilihan kepala desa serentak di Kabupaten Lampung Selatan dilaksanakan Mei 2017. (ILustrasi/Lampost)

Anggaran Pilkades Serentak di Lamsel Rp1,7 Miliar

KALIANDA--Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, melalui Bagian Otonomi Daerah (Otda) Setdakab setempat mengalokasikan dana Rp1,7 miliar untuk pelaksanaan pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak gelombang ke-II. Dana tersebut dianggarkan dari APBD Lamsel 2017.

Kepala Bagian Otda Setdakab Lamsel, Saripudin yang diwakili Kasubag Administrasi Desa/Kelurahan, Dicky Yuricki, mengatakan pelaksanaan Pilkades serentak gelombang ke-II tersebut akan dilaksanakan pada 22 Mei mendatang.

"Anggaran tersebut untuk membayar, honorer panitia pengawas Pilkades tingkat kabupaten, kecamatan dan desa. Pengadaan kotak suara, surat suara, makan dan minum rapat panitia, ATK, dan biaya pelatihan. Bahkan, dari dana itu ada anggaran untuk operasional keamanan, misal Polres Lamsel dan Kodim 0421," kata dia, Kamis (20/4/2017).

Dari anggaran tersebut, kata Dicky, setiap desa akan mendapatkan alokasi dana yang berbeda, tergantung dari jumlah mata pilih dan panitia. Ia memperkirakan setiap desa dialokasikan dana berkisar dari Rp15 juta hingga Rp18 juta.
"Dari 256 desa yang ada di Lamsel, hanya ada 41 desa yang mengikuti Pilkades serentak gelombang ke-II. Ke-41 desa itu akan mendapatkan dana yang berbeda, tergantung kebutuhannya masing-masing," ujar dia.

Selain itu, kata Dicky, setiap desa juga mengalokasikan dana maksimal sebesar Rp15 juta dari anggaran pendapatan belanja desa (APBDes) 2017. Sedangkan, peruntukkannya untuk kebutuhan pada pelaksanaan Pilkades atau di luar APBD Lamsel.
"Kalau APBDes, setiap desa bisa menganggarkan biaya makan, minum, tarub atau tenda, sound sistem, meja kursi, transportasi pengangkut mata pilih dan kebutuhan lainnya yang ada di desa masing-masing. Yang jelas, diluar dari APBD Lamsel," katanya.

Sementara itu, Dicky menambahkan pihaknya telah melaksanakan verifikasi berkas bakal calon kepala desa (Balon Kades) sebanyak 133 orang di 41 desa tersebut. Namun, terdapat sekitar 20 orang balon kades harus melengkapi bukti pendukung.

 

BAGIKAN