Harga Tinggi, Produktivitas Kopi di Lampura Turun | Lampung Post
2017 16 March
3470
Penulis Yudi Hardianto
Editor Sri Agustina
Harga biji kopi di Lampura saat ini mencapai Rp23 ribu/kg, sayangnya panen kopi petani merosot tajam karena faktor cuaca ekstrem. (Foto":Dok.Lampost)

Harga Tinggi, Produktivitas Kopi di Lampura Turun


KOTABUMI--Setelah sebelumnya pada 2016, produktivitas hasil panen kopi di wilayah sentra penghasil kopi di Keecamatan Tanjungraja dan Abung Tinggi mengalami penurunan jika di banding hasil panen 2015, maka hasil panen kopi tahun ini merosot.

Muhammad Rifai, petani kopi warga Desa Mekar Jaya, Kecamatan Tanjungraja di kediamannya, Rabu (15/3/2017), mengatakan hasil panen kopi tahun ini kembali merosot. Pada 2015 lalu, 1 hektare (ha) lahan kopi miliknya menghasilkan biji kopi sekitar 1 ton dan di 2016 hasil panen kopi turun menjadi 9 kwintal.

Pada 2017, hasil panen kopi dilahannya kembali jatuh menjadi 5 kwintal/hektare. Untuk harga, dia mengaku cukup baik. Pada 2015, harga biji kopi berkisar Rp19.000/kg, tahun 2016 jadi Rp20.500/kg, tahun ini naik lagi jadi Rp23.000/kg.

"Harga kopi tahun ini cukup baik, tapi rendahnya hasil panen membuat petani kopi tak mendapatkan penghasilan yang sesuai" tutur Rifai.
Turunnya hasil panen kopi, menurut Rifai, disebabkan faktor cuaca. Cuaca ekstrem yang terjadi saat ini, seperti curah hujan yang tinggi menyababkan bunga kopi busuk.

BAGIKAN