Imbas Pembangunan JTTS, Jalan Desa di Lampung Selatan Rusak | Lampung Post
2017 20 April
2484
Kategori Lampung
Imbas pembangunan jalan tol trans-Sumatera (JTTS) ruas Bakauheni-Terbanggibesar, jalan provinsi sepanjang 2 km di Desa Tetaa‎n, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan rusak. Foto diabadikan Rabu (19/4/2017). Lampung Post/Aan Kridolaksono

Imbas Pembangunan JTTS, Jalan Desa di Lampung Selatan Rusak

KALIANDA -- Jalan provinsi sepanjang 2 kilometer di Desa Tetaan, Kecamatan Penengahan, kabupaten Lampung Selatan rusak akibat digunakan sebagai sarana angkutan kendaraan berat yang sedang mengerjakan pembangunan jalan tol trans-Sumatera (JTTS) ruas Bakauheni-Terbanggibesar.
Kepala Desa Tetaan, Baheram menjelaskan, jalan utama di desanya rusak akibat pembangunan Tol sejak 6 bulan lalu. Namun sejak kerusakan terjadi PT Pembangunan Perumahan (PP) selaku penanggung jawab proyek belum melakukan perbaikan secara maksimal.
"Sebelumnya jalan ini baru diperbaiki oleh provinsi. Lalu dipakai oleh truk-truk besar untuk proyek tol. Akibatnya jalan rusak kembali," ucap Baheram, Rabu (13/6/2016).
Ia mengatakan beberapa waktu lalu sempat ada perbaikan yang dilakukan oleh PP. Namun karena perbaikan tidak maksimal, yakni berupa penambalan di bagian jalan yang dianggap rusak parah maka jalan tersebut kini mulai berlubang kembali. "Sekarang dilakukan perbaikan lagi, tapi saya yakin tidak lama rusak lagi, karena perbaikan hanya tambal sulam," ujar dia.
Sementara sejumlah warga berharap pihak PP memperbaiki jalan tersebut dengan beton agar kuat. Sehingga saat pengerjaan tol selesai, pihak perusahaan tidak meninggalkan kerusakan jalan.
"Kalau perbaikannya cuma sebatas tambal sulam, kami yakin jalan akan kembali rusak," kata Yusnan, warga setempat.
Sejak pembangunan tol, ujarnya, kondisi jalan utama penghubung jalinsum Simpang Gayam-Simpang Lima Ketapang rusak dan becek.
"Memang dua sampai tiga kali jalan disiram oleh PP supaya tidak berdebu. Namun saat turun hujan, kondisi jalan jadi licin dan becek," keluhnya.

BAGIKAN