Jembatan Beton di Tanjung Raja Jebol Diterjang Banjir | Lampung Post
2017 22 February
4101
Kategori Lampung
Penulis Hari Supriyono
Sejumlah warga dan aparat kepolisian menyaksikan jembatan beton yang menghubungkan Desa Tajung Riang—Desa Sidomulyo, Tajung Raja, Lampung Utara jebol usai diterjang arus Sungai Way Rarem yang meluap, Selasa (21/2/2017), sekitar pukul 07.00. Lampung Post/

Jembatan Beton di Tanjung Raja Jebol Diterjang Banjir

KOTABUMI -- Jembatan sepajang 80 meter yang menghubungkan Desa Tajung Riang—Desa Sidomulyo, Tajung Raja, Lampung Utara ambrol tidak bisa dilalui kendaran roda dua dan empat yang akan melintasi daerah itu, Selasa (21/2/2017), sekitar pukul 07.00.
Peritiwa itu, terjadi karena meluapnya aliran sungai Way Rerem yang mengakibatkan jembatan yang terbuat dari beton ambles dan patah hingga tidak dapat dilalui penjalan kaki maupun pengendara.
Menurut Sekretaris BPBD Lampung Utara Kunardi, mewakili Kepala BPBD Karim usai meninjau lokasi, Selasa (21/2/2017), jembatan yang terbuat dari beton sepanjang 60–80 meter yang menghubungkan Desa Tanjung Ria dengan Desa desa Sidomulyo, Kecamatan Tajung Raja, Lampung Utara roboh dan tidak bisa dilalui masyarakat pejalan kaki maupun pengendara sepeda motor maupun mobil.
”Kondisi jembatan tersebut rusak total dan saat ini tidak bisa dilalui karena penyangga jembatan yang terbuat dari beton di bagian tengahnya patah serta di dua bagian ujung jembatan ambrol,” ujarnya.
Dia juga mengatakan robohnya jembatan yang menghubungkan dua desa yang ada di Kecamatan Tajung Raja itu diduga karena terjangan aliran Sungai Way Rerem.
Dari data yang diperoleh, jembatan tersebut dibangun pada tahun 2016 lalu.
”Karena tidak biasa dilalui lagi jembatan tersebut, untuk saat ini masyarakat di Desa Sidomulyo terpaksa harus memutar melalui daerah desa tetangga ketika hendak menuju Kecamatan Tanjung Raja,” terangnya.
Menurut warga, jembatan tersebut sangat vital kerna menjadi akses mengangkut hasil perkebunan masyarakat seperti lada dan kopi. ”Kami bersyukur kejadian ini tidak ada menimbulkan korban jiwa dan saat kejadian kebetulan di loaksi itu tengah diguyur hujan,” terang dia lagi.
Rencannya, Rabu (22/2/2017), pemerintah daerah akan memberikan bantuan sembako kepada masyarakat di Desa Tanjung Riang dan Sidomulyo, Kecamatan Tanjung Raja. Bantuan tersebut akan langsung diberikan Bupati Lampung Utara.
Sementara itu, Kepala Desa Sinar Mulya Sulki yang desanya yang tak luput dari luapan air sungai tersebut, mengatakan sejumlah warganya mengalami gagal panen dan sejumlah pemilik kolam ikan merugi karena ikannya hanyut.
”Untuk para petani padi rencananya sekitar setengah bulan lagi hendak panen, namun terancam gagal karena sawahnya terendam, begitu juga bagi warga yang memiliki kolam ikan,” ujarnya.

BAGIKAN