Kecewa APBD Tanggamus Belum Disahkan, Ratusan Pengurus Apdesi Demo di DPRD | Lampung Post
2016 7 December
4007
Kategori Lampung
Penulis Abu Umarali
Editor Padli
Ratusan pengunjuk rasa dari Apdesi berdemo di depan kantor DPRD Tanggamus, Rabu (7/12/2016). LAMPUNG POST/ABU UMARALI

Kecewa APBD Tanggamus Belum Disahkan, Ratusan Pengurus Apdesi Demo di DPRD

KOTA AGUNG -- Ratusan massa dari Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) se-Tanggamus berunjuk rasa di depan gedung DPRD Tanggamus, Rabu (7/12/2016). Massa menuntut DPRD Tanggamus segera mengesahkan APBD tahun 2017.

Setelah berorasi, perwakilan pengunjuk rasa diterima Ketua DPRD Tanggamus Heri Agus Setiawan dan pimpinan dewan di ruang rapat utama DPRD.

Di depan ketua DPRD, Ketua Apdesi Tanggamus Sahri menyesalkan perilaku sejumlah anggota dewan yang tidak hadir ketika APBD 2017 akan disahkan. Dengan tidak disahkannya APBD dapat menghambat pembangunan, khususnya di tingkat pekon.

"Kami menduga ada unsur kesengajaan. Bila hal itu benar, berarti oknum dewan tersebut tidak prorakyat," katanya. Pengurus Apdesi Tanggamus memaksa agar anggota DPRD Tanggamus yang tidak hadir pada pada sidang paripurna pengesahan APBD pada 29-30 November disebutkan.

Menurut Ketua Apdesi Kota Agung Barat Sopian, hal ini sebagai catatan kepada masyarakat apabila APBD tidak kunjung disahkan. "Kami mohon supaya segera disahkan. Bila masih tidak hadir maka akan kami jemput ke rumahnya," ungkapnya.

Ketua Forum Rakyat Peduli Kabupaten Tanggamus (Frekat), Herwan mengaku prihatin dengan tidak disahkannya APBD. Pihaknya berharap sejumlah anggota dewan yang tidak hadir tersebut tergerak hatinya. "Karena yang menjadi korban ini masyarakat Tanggamus. Sidang sudah digelar 2 kali, apakah tidak mungkin ada unsur kesengajaan. Perilaku ini sudah membuat malu kita sebagai warga Tanggamus," kata dia.

Ketua DPRD Tanggamus mengatakan secara kelembagaan tidak ada persoalan antara lembaga legeslatif dengan eksekutif. Tahapan-tahapan APBD juga telah dilaksanakan dengan sangat baik, tapi terkendala tidak kuorumnya anggota dewan saat paripurna pengesahan.

BAGIKAN