KRI Dewaruci Sandar di Pelabuhan Panjang, Warga Diperbolehkan Melihat | Lampung Post
2017 21 April
3082
Kategori Lampung
Editor Sri Agustina
KRI Dewaruci bersandar di dermaga Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung sejak Kamis (20/4/2017) hingga Minggu dan masyarakat bisa mengunjungi kapal tersebut. (Foto:Lampost/Ikol).

KRI Dewaruci Sandar di Pelabuhan Panjang, Warga Diperbolehkan Melihat

BANDAR LAMPUNG--Kapal KRI Dewaruci milik TNI Angkatan Laut (AL) bersandar di dermaga Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung sejak Kamis (20/4/2017). Rencananya kapal tertua yang telah melakukan pelayaran keliling dunia sejak tahun 1964 akan bersandar hingga hari Minggu, 23 April.

Komandan Satuan Latihan Taruna Angkatan Laut dan juga Komandan Kapal KRI Dewaruci, Letkol Cahya Indra Susilo mengatakan, Kapal Dewaruci berlayar membawa 41 Taruna dari seluruh Indonesia, untuk berlayar dari Surabaya, dengan tujuan mengadakan latihan navigasi astronomi korp laut.
“Sebelum mereka berlayar ke Spanyol, kami memberikan pelatihan untuk berlayar dari Surabaya menuju ke Subaya lagi,” kata dia ditemui dalam acara ramah tamah di gedung Semergou Pemkot Bandar Lampung, Jumat (21/4/2017).
Menurut dia, persinggahan ke Bandar Lampung merupakan kunjungan pertama kalinya. Selanjutnya dari Bandar Lampung, kapal kembali berlayar menuju Surabaya.

Selama bersandar di Kota Bandar Lampung, 41 Taruna yang dibawa akan melakukan kunjungan ke sekolah dan kantor pemerintahan. “Kami bersama para Taruna akan mengunjungi sekolah-sekolah, dan ke kantor pemerintahan untuk melakukan ramah tamah dan sosialisasi,” imbuhnya.

Ia juga mengajak warga masyarakat Bandar Lampung untuk mengunjungi kapal kebanggaan Indonesia ini. “Silahkan saja masyarakat dan anak sekolah yang ingin melihat dan berfoto. Tidak dipungut biaya, alias gratis,” pungkasnya.
Sementara itu Komandan Lanal Lampung Letkol Laut (P) Kelik Haryadi, mengatakan manfaat kedatangan Kapal Dewaruci banyak sekali, terutama memperkenalkan Lampung kepada Taruna.
“Memperkenalkan bahwa di Lampung ini banyak Sumber Daya Alamnya, apalagi Lampung akan dibangun armada pangkalan AL dalam waktu dekat,” jelasnya.

Berlayarnya taruna bersama kapal Dewaruci juga adalah salah satu program TNI AL, untuk memberikan latihan navigasi astronomi, yakni menentukan pelayaran dengan menggunakan bintang. “Jadi seperti zaman majapahitlah, bagaimana menentukan navigasi kapal untuk berlayar hanya menggunakan alam bukan alat,” ucapnya.

BAGIKAN