Lagi, Mayat Diduga Korban Pembunuhan Gegerkan Warga Lampura | Lampung Post
2017 26 March
4133
Kategori Lampung
Penulis Hari Supriyono
Ilustrasi mayat. www.iwarta.id

Lagi, Mayat Diduga Korban Pembunuhan Gegerkan Warga Lampura

KOTABUMI -- Warga Lampung Utara kembali dikejutkan dengan penemuan jasad seorang laki-laki di lapangan motocross, Desa Kaplas, Abung Barat, Jumat (24/3/2017), sekitar pukul 17.00. Jenazah kemudian dibawa petugas ke RSUD Ryacudu, Kotabumi.
Mayat tanpa identitas itu diduga korban pembunuhan karena di tubuhnya terdapat sejumlah luka tusuk dan bacok. Hingga Sabtu (25/2/2017), aparat Polsek Abung Barat masih menyelidiki untuk mengungkap kasus tersebut.
Kapolsek Abung Barat Iptu Elvis Yani mengatakan mayat laki-laki tanpa identitas tersebut diperkirakan berumur sekitar 2025 tahun. "Korban yang telah membusuk diperkirakan tewas dua hari sebelum ditemukan warga. Di tubuhnya terdapat sejumlah luka tusuk dan bacok serta diduga kuat korban pembunuhan," ujarnya.
Saat ditemukan korban mengenakan kaus putih dan celana jins dengan posisi tubuh telentang miring ke kanan. Terdapat sejumlah luka, yakni tiga luka tusuk di bagian pungung serta sejumlah luka robek di bagian tangan. Selain itu, terdapat luka bacok di kepala.
Pertama kali jasad ditemukan dua warga setempat, Ari Setiawan (16) dan Nadi Nopriyadi (14), yang sedang bermain. Awalnya mereka mencium bau busuk dan setelah didekati ternyata terdapat sesosok mayat. Setelah itu mereka memberi tahu warga, dan warga melaporkan kepada petugas.
"Petugas kami langsung terjun ke lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi korban ke RSUD Ryacudu Kotabumi sekitar pukul 01.00 dini hari," katanya.
Sementara itu, mayat laki-laki tersebut hingga kemarin masih berada di ruang jenazah. Polisi telah berkoordinasi dengan sejumlah pamong daerah setempat, tetapi belum ada yang merasa kehilangan anggota keluarganya. "Korban sulit untuk dikenali karena kondisi tubuhnya telah membengkak dan membusuk. Kami berharap kepada masyarakat dapat mengidentifikasi dari pakaian yang dikenakan korban," ujarnya.
Sementara itu, hingga kemarin aparat Polres Lampura belum dapat mengungkap kasus pembunuhan sadistis terhadap seorang ibu dan anak yang ditemukan dengan sejumlah luka sayat dan luka bacok di pinggir sawah miliknya di Dusun II Kalibundar, Kalicinta, Kotabumi Utara, Selasa (21/3/2017) lalu.
Kedua korban adalah Suparni (45) dan Yani (32), ditemukan dalam kondisi tubuh telentang dengan sejumlah luka. Suparni menderita luka sayat di pergelangan tangan kanan nyaris putus dan luka sayat di perut. Sedangkan Yani mengalami luka bacok di kepala dan luka sayat di kedua paha.

BAGIKAN