Medi Andika Resmi Dipecat dari Kepolisian | Lampung Post
2017 18 April
18591
Kategori Lampung
Editor Sri Agustina
Brigpol Medi Andika, anggota Satuan Intel Polresta Bandar Lampung, resmi dipecat dengan tidak hormat dari kesatuan kepolisian. (Foto:Lampost)

Medi Andika Resmi Dipecat dari Kepolisian

BANDAR LAMPUNG--Kepolisian Daerah (Polda) Lampung segera mengeluarkan surat Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap terdakwa kasus pembunuhan, yaitu anggota Satuan Intel Polresta Bandar Lampung, Brigpol Medi Andika (30).

Pemecatan resmi itu dilakukan usai keluarnya putusan pengadilan Negeri Tanjungkarang yang menghukum terdakwa pemutilasi anggota DPRD kota Bandar Lampung M Pansor dengan hukuman mati.

Kapolda Lampung, Irjen Sudjarno menjelaskan hasil putusan pengadilan tersebut menjadi dasar bagi pihaknya untuk mengeluarkan surat PTDH terhadap anggota yang terbukti melakukan pelanggaran berat. "Dengan putusan pengadilan itu, yang bersangkutan langsung kami PTDH. Walaupun itu hasil pengadilan tingkat pertama itu," kata Sudjarno di Rumah Sakit Bhayangkara, Selasa (18/4/2017).

Di samping itu, terkait pengakuannya dalam persidangan, pihaknya juga akan menyelidiki kembali dalam pengembangan kasus tersebut guna menjerat pihak lainnya yang diduga terlibat dalam pembunuhan sadis itu. "Itu patut kami telusuri. Itu wajib untuk didalami sebatas apa berdasarkan pengakuannya itu," ungkapnya.

Senada, Direktur reserse kriminal Umum, Heri Sumarji, mengatakan pernyataan yang disampaikan Medi dalam persidangan harus dapat dibuktikannya dalam penyelidikan polisi. "Berbicara itu kan harus ada dasarnya, berikan bukti-buktinya kepada kami, Anton itu siapa jangan katanya-katanya saja," urainya.
Sebelumnya, Medi Andika yang bertugas di Satintel Polresta telah diberikan sanksi berupa pemberhentian sementara dalam waktu yang belum ditentukan dari tugasnya sebagai anggota kepolisian. Pasalnya, dia dinyatakan melakukan pembunuhan terhadap M Pansor.

BAGIKAN