Momentum Kebangkitan Pendidikan Metro | Lampung Post
2017 21 April
786
Kategori Generasi Emas
Penulis Suprayogi
Editor Winarko
HERIYATI Achmad Pairin. (Dok.)

Momentum Kebangkitan Pendidikan Metro

Lampost.co -- HERIYATI Achmad Pairin mengajak semua kaum perempuan di Kota Metro untuk tidak menjadikan HUT Kartini sebagai seremonial semata, tetapi menjadi momentum untuk bangkit meneruskan perjuangan Raden Ajeng Kartini. “Seperti dalam hal pendidikan, agar wanita dan pria tidak ada kesenjangan atau lebih dikenal dengan kesetaraan gender,” katanya.

Sebagai Bunda PAUD, Heriyati berharap kaum ibu untuk mempersiapan matang bagi anak usia dini agar nantinya benar-benar siap dalam memasuki pendidikan yang lebih tinggi, baik pada jalur formal maupun nonformal. “Pendidikan usia dini sangat penting, tentunya harus dipersiapkan generasi penerus bangsa sejak awal. Maka dari itu, anak-anak harus dididik agar mempunyai kedisiplinan, kemandirian, sopan santun, dan berahlak mulia,” ujar dia.

Tidak kalah pentingnya juga diajarkan mengaji dan menghafal ayat-ayat pendek serta mengajari mereka salat. Hal itu, lanjutnya, agar kelak mereka menjadi gerasi penerus yang tangguh dan saleh.

Disinggung kondisi pendidikan usia dini di Kota Metro, dia mengakui sudah berkembang dengan baik. Terbukti dengan antusiasme orang tua yang memasukkan anak-anaknya ke sekolah PAUD yang ada di Kota Metro. Sebagai bunda PAUD, Heriyati, juga telah melakukan perbagai program.

Antara lain, lomba gugus PAUD tingkat kota, pembinaan, peningkatan UKS, guru TK, gebyar murid dan guru PAUD, dan gebyar keterampilan anak dan guru. Bahkan, sejak menjadi Bunda PAUD, pihaknya terus menyuarakan pentingnya pendidikan usia dini. "Alhamdulillah, di setiap kelurahan se-Kota Metro ini sudah berdiri pendidikan usia dini," ujar Heriyati.

Soal prestasi selama menjadi bunda PAUD, dia mengaku sudah menghasilkan seorang kepala sekolah berprestasi di tingkat nasional, yakni juara I lomba UKS tingkat Provinsi Lampung dan mewakili Lampug maju di tingkat nasional. "Selama menjadi Bunda PAUD, insya Allah belum pernah ada dukanya, malah lebih banyak sukanya. Sebab, anak didik dan orang tua murid yang sejalan serta mendukung pentingnya pendidikan usia dini menjadi semangat tersendiri bagi saya," kata Heriyati.

BAGIKAN