Puluhan Karyawan PT MSI Tuba Tuntut Kenaikan Uang Tunjangan | Lampung Post
2017 18 April
1788
Kategori Lampung
Penulis Ferdi Irwanda
Editor Sri Agustina
Puluhan karyawan PT Menggala Sawit Indo (MSI) menggelar aksi mogok kerja dan melakukan aksi damai menuntut kenaikan tunjangan pokok perbulan perjanjian kerja bersama (PKB), Selasa (18/4/2017). (Foto: Lampost/Ferdi Irwanda).

Puluhan Karyawan PT MSI Tuba Tuntut Kenaikan Uang Tunjangan

MENGGALA--Menuntut kenaikan tunjangan pokok bulanan perjanjian kerja bersama (PKB), puluhan karyawan PT Menggala Sawit Indo (MSI) di Unit 9, Kecamatan Menggalatimur, Tulangbawang, menggelar mogok kerja dan melakukan aksi damai di depan pintu gerbang PT MSI.

Salah satu Kordinator lapangan aksi tersebut, Ariwansyah, menyampaikan lima tuntutan karyawan kepada pihak perusahaan yaitu: tunjangan karyawan tetap, kendaraan transportasi, patroli dan mesin, struktur skala upah, uang pisah karyawan, serta uang tunjangan tetap.

"Kami minta agar pihak perusahaan mengabulkan lima tuntutan tersebut. Semenjak PT MSI ini bergerak atau mulai beroperasi tunjangan pokok perbulan untuk karyawan hanya Rp90 ribu. Dan sampai pada hari ini tunjangan tersebut masih sebesar Rp90 ribu, tak ada kenaikkan," ujarnya saat menyampaikan tuntutan mereka kepada pihak perusahaan, Selasa (18/4/2017).
Ia melanjutkan, meski pengajuan kenaikan  tunjangan pokok perbulan tersebut sudah lama diajukan para karyawan, tapi pihak manajemen perusahaan belum merespons.

Korlap aksi damai lainnya, Arsad, mengatakan, aksi pada hari ini adalah buntut dari kekecewaan para karyawan PT. MSI kepada pihak manajemen. Biaya tunjangan perbulan untuk kehidupan sehari-hari tidak lagi relevan.
"Maka dari itu kami di sini atas nama karyawan meminta kepada pihak manajemen perusahaan agar memberikan kenaikan tunjangan pokok perbulan kepada Kami," tuntutnya.

Pihak perusahaan enggan menanggapi perihal aksi mogok kerja yang dikakukan karyawannya. Namun, dalam press release yang diberikan oleh salah satu korlap aksi tersebut Komisaris PT. Menggala Sawit Indo (MSI) Faishol Djausal mengatakan, sehubungan adanya aksi mogok kerja karyawan PT. Menggala Sawit Indo berkenaan dengan PKB yang tidak mencari kesepakatan sesuai surat SPSI No 065/PUK SP.PP/SPSI-PT.MSI/IV/2017 tanggal 07 April 2017.

"Dapat kami sampaikan mogok kerja tersebut adalah tidak sah, karena tuntutan yang diajukan tidak bersifat normatif dan bahwa atas permintaan dan penambahan dimaksud sudah kami jawab melalui surat tanggal 05 April 2017 NO 005/MS-BDL/IV/2017 yang pada intinya tidak menyetujui permintaan tersebut" ujarnya.

Faishol mengatakan pembuatan PKB harus ada kesukarelaan tanpa adanya tekanan dari satu pihak terhadap pihak lain, selama isi perjanjian baik. Kualitas maupun kuantitas tidak lebih rendah dari perundang-undangan.

BAGIKAN