Rampok Bersenjata Api Satroni Pemilik Lapak Sawit | Lampung Post
2017 17 April
3674
Kategori Lampung
Penulis Hari Supriyono
Ilustrasi perampok bersenjata api. ntmcpolri.info

Rampok Bersenjata Api Satroni Pemilik Lapak Sawit

KOTABUMI -- Kawanan perampok bersenjata api (senpi) beraksi di rumah sekaligus usaha lapak sawit di Desa Tulangbawang, Bungamayang, Lampung Utara, Senin (17/4/2017), sekitar pukul 01.00. Sebelum membawa kabur uang tunai sekitar Rp80 juta dan emas sebesar 20 Gram milik korban, para pelaku lebih dahulu memperdaya korban dengan mengikat kedua tangan korban. Kasus tersebut kini tengah ditangani aparat kepolisian setempat.

Menurut korban Jenas (59),  saat kejadian itu dirinya sedang terlelap dan tiba-tiba mendengar suara benturan benda keras dari arah depan rumahnya. Mendengar itu korban langsung bangun dari tempat tidur dan saat  keluar kamar dirinya mendapat sejumlah orang tak dikenal mengenakan penutup mulut dan bersenjata api sudah berada dalam rumah.

Para pelaku langsung menodongkan senjata api (senpi) dan mengikat kedua tangan korban. Setelah itu seorrang pelaku manyuruh korban tidur kembali. Sementara itu, pelaku lain mengancam istri korban, Tia (32), dan anaknya  agar menunjukan tempat menyimpan uang dan perhiasan di dalam rumah. ”Karena takut dilukai, istri dan anak saya menunjukkan tempat uang di lemari kamar saya dan  anak saya ,” ujarnya.

Setelah  mengambil uang tunai sekitar Rp 50 juta dan perhiasan emas di kamar korban dan Rp 35 juta serta emas seberat 20 gram di kamar anaknya, kawanan perampok yang diperkirakan berjumlah enam orang terbut langsung kabur.

Kemudian  barulah istrinya memberi tahu warga hingga aparat kepolisian datang setelah mendapat laporan. ”Saya bersyukur karena kami sekeluraga tidak dilukai dan kawanan perampok tersebut hanya mengambil uang dan emas,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Sungkai Selatan AKP Zairin ketika dimintai keterangan melalui  telepon Senin (18/4/2017)  malam membenarkan kasus perampokan yang menimpa pemilik lapak sawit dan kini pihaknya masih melakukan penyelidikan. ”Petugas telah melakukan olah temnpat kejadian perkara dan memintai keterangan sejumlah saksi  baik korban maupun warga sekitar,” ujarnya.

Selain itu, petugas telah mengamankan barang bukti berupa kayu bulat yang diduga digunakan  para pelaku untuk mendobrak rumah korban.

BAGIKAN