Sel Tahanan Itu Tempat Melepas Rindu | Lampung Post
2017 21 April
3333
Kategori Feature
Penulis Febi Herumanika
Editor Sri Agustina
Sel tahanan di Pengadilan merupakan tempat melepas rindu kelurga para tahanan. (Foto:Lampost/Febri)

Sel Tahanan Itu Tempat Melepas Rindu

BANDAR LAMPUNG--Setiap hari kerja, isak tangis bercampur kegembiraan terlihat di sel tahanan Pengadilan Negeri Kelas 1A, Tanjungkarang, Bandar Lampung. Dibalik jeruji besi penjara itu para keluarga terdakwa melepas rindu setelah sekian lama tak bertemu.
Makanan yang berbungkus kantong plastik diberikan kerabat dari balik jeruji besi berwaran hitam tersebut. Sesekali terlihat terdakwa mencium anak dan itsrinya dari balik jeruji. Kemesraan dari balik jeruji terlihat jelas, sebagian dari kerabat dan dan tetangga menagis melihat terdakwa menjalani proses hukuman.
Dengan mengenakan sergam merah bertuliskan tahanan para terdakwa secara bergilir mendekati jeruji besi dengan tujuan menghampiri untuk melepas rindu, pelukan erat dengan bercucur air mata antara terdakwa dan orang-orang yang dicintainya seakan tak ingin terlepas lagi.
Sementara pertugas keamanan bersenjata lengkap di bagian luar sel tahanan hingga proses persindangan usai terus berjaga-jaga mengantisipasi tahanan melarikan diri dan agar tidak terjadi keributan antar sesama terdakwa.
"Karena sudah saking lamanya tidak bertemu saat di sel ini mereka melepaskanya, ada yang menangis, ada yang berciuman, ada juga yang memberi nasehat, setiap hari begini, keculi hari libur," kata Arli (60) di komplek tahanan PN Tanjungkarang, Kamis (20/4/2017).
Menurutnya hampir setiap hari keluarga terdakwa membawa bungkusan berisi makanan. "Secara bergiliran petugas Pengadilan mempersilakan kerabat terdakwa untuk bertemu sembari memberi makanan," ujarnya.
Menjelang kepulangan, para tahanan dari dalam sel dipangil satu persatu oleh petugas penjaga untuk masuk ke dalam mobil berwarna hijau bertuliskan tahanan milik Kejaksaan. Sebelum para terdakwa masuk ke dalam mobil tahanan satu persatu tahanan bertemu terakhir kalinya untuk melepas rindu. "Hati-hati ya pak di sana. Yang sabar, jangan lupa solat," kata seorang ibu sambil sesenggukan kepada suaminya yang hendak naik mobil tahanan.

BAGIKAN


REKOMENDASI