Telkomsel Dorong Transformasi Perusahaan lewat Digital Mastery | Lampung Post
2017 22 April
1114
Kategori Teknologi
Editor Sri Agustina
Telkomsel mengakselerasi tranformasi perusahaan dari Telecommunication Company menjadi Digital Telecommunication Company melalui program sumber daya manusia yang bertajuk “Digital Mastery”. (Foto:Dok.Telkomsel)

Telkomsel Dorong Transformasi Perusahaan lewat Digital Mastery

JAKARTA--Telkomsel mengakselerasi tranformasi perusahaan dari Telecommunication Company menjadi Digital Telecommunication Company melalui program sumber daya manusia yang bertajuk “Digital Mastery”.

“Era Digital harus dihadapi dengan cermat oleh seluruh industri di dunia. Tidak ada jalan untuk menghindar ataupun celah lain. Dampak dari era digital ini, beragam layanan dapat mendisrupsi bisnis dan industri secara global. Setiap industri harus jeli untuk berselancar mengendalikan gelombang digital sekaligus menginisiasi inovasi bisnis menjadi sumber daya yang menguntungkan untuk kelangsungan hidup perusahaan,” ujar Direktur Human Capital Management Telkomsel, Priyantono Rudito, di sela-sela peluncuran buku Digital Mastery.
 
Priyantono menjelaskan transformasi digital bukanlah melulu masalah teknologi, tapi sebuah transformasi organisasi menyeluruh yang mencakup perubahan aspek-aspek krusial lain seperti strategi, proses, sumber daya manusia dan budaya, hingga kepemimpinan.

Dalam bukunya, Priyantono menjabarkan bahwa transformasi digital menuntut perusahaan mengembangkan dua kemampuan, yaitu kemampuan digital (digital capability) dan kemampuan kepemimpinan (leadership capability). Yang pertama menyangkut the “what” of technology (kemampuan membangun dan mengembangkan teknologi digital), sementara yang kedua menyangkut the “how” of leading change (kemampuan mengarahkan dan menggerakkan perubahan).

Setiap Perusahaan memiliki peluang untuk bisa lolos dari ancaman disrupsi digital, dengan menempati posisi sebagai “Digital Mastery”, maka Perusahaan akan terhindar dari bahaya disrupsi dan bahkan menciptakan model bisnis baru yang mampu mendisrupsi industri. Menjadi agenda besar bagi setiap perusahaan untuk menggulirkan transformasi digital dengan tujuan akhir menjadi Digital Master. Pertanyaannya, bagaimana cara efektif untuk mencapai posisi Digital Master. Apa saja faktor-faktor pengungkitnya (levers) sehingga kita bisa membangun dan mengembangkannya secara sistematis? Bagaimana mengembangkan para digital leaders di berbagai level organisasi?   

“Hadirnya buku “Digital Mastery, Membangun Kepemimpinan Digital Untuk Memenangkan Era Disrupsi” ini, diharapkan akan mampu menjadi salah satu rujukan bagi pelaku bisnis, akademisi dan para praktisi bidang Sumber Daya Manusia dalam mengelola organisasi dalam era digital. Dalam buku ini, para pembaca bisa mempejari strategi transformasi digital dalam bidang SDM yang telah dijalankan Telkomsel dan yang akan terus dikembangkan di kemudian hari,” terang Priyantono dalam siaran pers yang diterima Lampost.co., Jumat (21/4/2017).  

Priyantono lebih lanjut memaparkan bahwa pendekatan khas Indonesia untuk mengembangkan Digital Mastery dengan cepat adalah dengan pendekatan trilogy, yaitu experiential dan leveraging, unlock potensi sumber daya manusia ke titik tertinggi dan pengembangan diri melalui professional coaching.  

Dalam bertranformasi menjadi digital telecommunication company, Telkomsel terus menjadi yang terdepan dalam melakukan pengembangan teknologi seluler terkini di Indonesia, dan berkomitmen untuk membangun ekosistem digital tanah air. Setelah menjadi yang pertama secara komersial meluncurkan mobile 4G LTE di Indonesia pada akhir 2014, baru-baru ini Telkomsel juga telah melakukan uji coba 1Gbps yang merupakan roadmap penerapan 5G di masa mendatang.

BAGIKAN