Warga 3 Kampung di Lamteng Tuntut Pengembalian Tanah Ulayat | Lampung Post
2016 24 November
3600
Kategori Lampung
Penulis Wahyu Pamungkas
Editor Padli
Bupati Lampung Tengah Mustafa menemui pengunjuk rasa di depan balai kampung Terbanggibesar, Kamis (24/11/2016). LAMPUNG POST/WAHYU

Warga 3 Kampung di Lamteng Tuntut Pengembalian Tanah Ulayat

GUNUNG SUGIH -- Sekelompok warga dari tiga kampung; Terbanggibesar, Lempuyang Bandar, dan Indra Putra Subing menggelar unjuk rasa di depan balai kampung Terbanggibesar, Kamis (24/11/2016). Aksi ini berkaitan dengan hak guna usaha (HGU) tanah ulayat yang dikuasai perusahaan.

Pengunjukrasa meminta tanah ulayat yang HGU sudah habis pada Desember ini dikembalikan kepada warga. Warga mengancam akan mengambil paksa tanah ulayat jika tuntutannya tidak dipenuhi.

Koordinator aksi, Andreansah menyebutkan ada tiga tuntutan warga; mengembalikan hak tanah masyarakat Kampung Terbanggi Besar, menuntut CSR, dan mempekerjakan warga lokal.

Bupati Lampung Tengah Mustafa menemui para pengunjuk rasa. Ia mengaku menampung aspirasi dan menyampaikan kepada manajemen PT GGPC.

Mustafa mengatakan akan menyampaikan langsung tuntutan warga. "Sebagai kepala daerah saya menampung aspirasi masyarakat. Saya akan menyampaikan apa yang menjadi, tuntutan mereka kepada Perusahaan (PT GGPC)," kata Mustafa.

BAGIKAN