Waspadai Jalur Rawan Kecelakaan di Jalintim Sumatera | Lampung Post
2017 17 April
1184
Kategori Lampung
Penulis Ferdi Irwanda
Editor Sri Agustina
Waspadai jalan rusak di Jalan lintas timur Suametera, Tulangbawang yang dapat menimbulkan kecelakaan lalu lintas. (Foto:Dok.Lampost)

Waspadai Jalur Rawan Kecelakaan di Jalintim Sumatera

MENGGALA--Pengguna jalan Lintas Timur Sumatera diminta mewaspadai beberapa jalur yang menjadi titik rawan kecelakaan di Tulangbawang. Hal tersebut diungkapkan Kapolres Tulangbawang, AKBP Agus Wibowo, saat menggelar Press Release di Mapolres setempat, Senin (17/4/2017).

"Bagi pengguna jalan baik itu roda dua maupun roda empat harap berhati-hati dan mewaspadai jalur titik rawan kecelakaan di Jalan Lintas Timur Sumatera. Terlebih lagi pada malam hari karena minimnya lampu penerangan," ujarnya.

Ia memaparkan, sejumlah jalur titik rawan kecelakaan tersebut seperti  di Jalan Lintas Timur Kilometer 99 Kampung Astraksetra. Di lokasi tersebut posisi jalan yang lurus dan menikung serta kurangnya lampu penerangan pada malam hari kerap memicu terjadi kecelakaan.

Selain itu, lanjut Agus, titik rawan berikutnya berada di Jalan Lintas Timur Kilometer 128 hingga 129 Kampung Cakatraya dengan kondisi jalan berlubang serta menanjak. Hal tersebut sangat membahayakan terlebih lagi bagi kendaraan yang bermuatan berat dikhawatirkan tidak mampu menanjak sehingga memicu terjadinya kecelakaan.

"Sementara itu, di wilayah Kecamatan Menggalatimur tepatnya di Kilometer 133 hingga 134 atau tingkungan Letter S. Dilokasi tersebut diperparah karena jalannya lurus lalu meningkung disertai tanjakan, serta minimnya lampu penerangan jalan," papar Kapolres.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Tulangbawang, AKP Adit Priyanto, mengatakan guna menekan angka kecelakaan yang terjadi di wilayah tersebut berbagai langkah dan upaya dilakukan oleh anggotanya. Seperti, melakukan tebas pandang bersama masyarakat, pemasangan papan imbauan, patroli, koordinasi dengan instansi terkait pemasangan rambu dan lampu penerangan serta menyiagakan alat berat dan tali seling.

"Langkah dan upaya prentive selalu kita galakkan guna menekan angka kecelakaan lalu lintas yang dapat menimbulkan kerugian materil bahkan menelan korban jiwa," teran Adit.

BAGIKAN