Dinas Ketahanan Pangan Lampura Dorong Pemanfaatan Pekarangan

Pemanfaatan pekarangan untuk mengembangkan pertanian perkotaan. (Foto:dok.Lampost)

KOTABUMI--Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lampung Utara mengembangkan pertanian kota (urban agrokultur) melalui pemanfaatan pekarangan dan lahan terlantar.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lampung Utara Rendra Yusfie mengatakan di masa depan, persoalan pangan dapat menjadi permasalahan krusial di wilayah perkotaan. Sebab, kebutuhan pangan, baik makanan pokok, sayur-mayur, lauk pauk, maupun kebutuhan pangan lainnya, di wilayah setempat bergantung pada pasokan perdesaan ataupun daerah pinggiran kota. Sementara jumlah penduduk di wilayah tersebut makin lama makin padat.

"Kebutuhan pangan warga perkotaan bergantung pasokan pangan masyarakat desa atau daerah pinggiran. Sebab, warga kota belum mampu memenuhi kebutuhan pangan mereka secara mandiri," ujar dia di ruang kerjanya, Jumat (6/1/2017).

Menanggapi hal ini, pihaknya mendorong masyarakat kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan perkarangan dan lahan terlantar sekitar permukiman untuk diberdayakan dengan penanaman berbagai tanaman pangan, baik sayuran, ubi-ubian, maupun buah-buah, secara intensif.
"Dengan penanaman berbagai jenis tanaman pangan, secara tidak langsung masyarakat telah membangun kemandirian pangan minimal untuk diri sendiri," ujarnya.

Selain itu, dengan pemanfaatan perkarangan dan lahan terlantar, warga telah membangun lingkungan di wilayah setempat menjadi lebih asri. Secara ekologi, kata Rendra, penanaman tanaman ini akan melindungi tanah dari erosi sekaligus meningkatkan resapan air saat hujan sebagai cadangan air tanah.
"Selain menciptakan lingkungan menjadi lebih asri, penanaman tanaman akan melindungi tanah dari bahaya erosi sekaligus meningkatkan daya resapan air," kata Rendra.