Gubernur Ridho Minta IPHI Lakukan Pembinaan Umat

Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Provinsi Lampung. (Ilustrasi)

BANDAR LAMPUNG--Pengurus Wilayah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Provinsi Lampung masa bakti 2016—2021 dikukuhkan di Balai Keratun, Kamis (29/12/2016). Dengan pengukuhan tersebut, Gubernur M Ridho Ficardo berharap organisasi itu makin intens membina umat.

Pengukuhan mengusung tema Mewujudkan konsolidasi organisasi dalam upaya pelestarian haji mabrur sepanjang hayat dan pemberdayaan umat menuju masyarakat yang makmur dalam keadilan dan adil dalam kemakmuran.
Ridho, yang juga Ketua Dewan Penasihat IPHI Lampung, berpesan esensi haji di antaranya hubungan antara manusia. Sebagai orang berhaji punya tanggung jawab moril melakukan pembinaan keumatan.
"Lampung sebagai daerah strategis memiliki potensi kerawanan. Oleh karena itu, IPHI diharapkan bisa membentenginya. Ini salah satu tanggung jawab moral sebagai seorang haji," kata Ridho.
Ia juga mengatakan IPHI jangan hanya sebatas sebagai paguyuban alumni orang yang sudah menunaikan ibadah haji, tetapi juga harus ada program yang signifikan bagi masyarakat. Ridho menjelaskan IPHI memiliki tanggung jawab moril setelah pulang menunaikan ibadah haji.
"Pengurus IPHI Lampung bisa lebih bermakna di tengah-tengah masyarakat. Pemprov terus berupaya mempermudah masyarakat yang akan menunaikan ibadah haji dan umrah," ujarnya.

Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat IPHI, Anshori, mengatakan organisasi bersifat independen yang berkewajiban untuk memelihara haji mabrur dan menebar kebajikan. Pihaknya berpesan kepada kepengurusan di Lampung agar bisa semangat bersinergi dengan pemerintah daerah. "Kami juga terus memberdayakan haji unfuk kemaslahatan umat berbangsa dan beragama," kata dia.
Ia juga memastikan organisasinya bisa kuat dan didukung oleh sarana yang memadai. Kemudian juga SDM juga memiliki kapasitas dan moralitas yang unggul sehingga bisa solid dan mau bekerja sosial.
Ketua IPHI Lampung, Tobroni Harun, mengatakan pihaknya siap bekerja sama dengan seluruh pihak, baik Pemerintah Provinsi, Polda, maupun Kementerian Agama, untuk meningkatkan pelayanan yang baik dalam pelaksanaan haji. "Kami semua siap bekerja sama dengan pemerintah untuk menyukseskan pembangunan dan juga kepuasan pelayanan publik," ujar dia.