1.321 Teguran Diberikan Selama Operasi Simpatik Krakatau 2017

Apel gelar pasukan Operasi Simpatik Krakatau 2017 Polres Lampung Selatan. tribratanews.polri.go.id

KALIANDA -- Satlantas Polres Lampung Selatan menjadikan Operasi Simpatik Krakatau 2017 sebagai ajang sosialisasi peraturan dan Undang-Undang Lalu Lintas. Sosialisasi dilakukan karena masih banyak masyarakat pengendara belum mengetahui peraturan dan UU Lalu Lintas.
"Kami manfaatkan operasi Simpatik ini untuk menyosialisaikan UU Lalu Lintas," kata Kasat Lantas Polres Lampung Selatan, AKP Mubiarto Banu Kristanto usai lakukan Gebyar Operasi Simpatik Krakatau 2017 di Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) Kalianda, Sabtu (18/3/2017).
Sepanjang operasi itu digelar, sebanyak 1.321 teguran yang diberikan kepada pengendara. Teguran diberikan karena mereka tidak mematuhi peraturan lalu lintas.
"Selain berikan teguran, kami juga sampaikan tentang UU Lalin dan cara berkendaraan yang aman dan nyaman," ujarnya.
Salah satu UU Lalin yang disampaikan pihaknya mengenai penggunaan telepon seluler saat mengemudi melanggar peraturan karena bisa membahayakan nyawanya sendiri dan orang lain.
"Itu bisa kena ancaman kurungan 3 bulan dan denda sebesar Rp750 ribu sesuai dengan UU Lalin No 22 Tahun 2009," kata dia.
Selain itu, lanjut dia, disampaikan juga mengenai wajib penggunaan helm bagi anak-anak sesuai dengan UU Lalin No 22/2009.
"Ini masih banyak yang belum mengetahui maka kami sampaikan kepada mereka," ujarnya.
Disampaikan juga wajib menggunakan helm Standar Nasional Indonesia (SNI) dan ugal-ugalan serta balapan dij alan raya mendapat ancaman kurungan selama 1 tahun.
"Setahu masyarakat hanya pakai helm, padahal helm miliki standar keamanan," ujar dia.
Pada kegiatan Gebyar Operasi Simpatik Krakatau 2017 itu, Satlantas Polres Lamsel mengajak masyarakat menandatangani kesepakatan mendukung operasi tersebut. Selain itu, pengendara sepeda motor diberikan helm SNI, stiker, air mineral, dan sebagainya.
"Itu tanda tangan masyarakat sebagai bentuk dukungan operasi ini dengan tujuan tidak terjadi kecelakaan atau zero accident," kata mantan Kasat Binmas Polres Lampung Tengah itu. 6