2018, Lambar Tambah 250 Honorer

Tenaga honorer untuk Lampung Barat akan ditambah pada tahun 2018. (Foto:Dok.Lampost)

LIWA--Pemerintah Kabupaten Lampung Barat melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setempat tahun depan berencana merekrut tenaga honorer untuk guru dan tenaga kesehatan. Kepala BKD Lampung Barat Ismet Inoni, Minggu (19/3/2017), menjelaskan rencana merekrut guru dan tenaga kesehatan tersebut akan dilaksanakan pada 2018. Rekrutmen tenaga guru direncanakan 200 orang dan tenaga perawat 50 orang.

"Tahun depan kami ada rencana merekrut tenaga honorer, khususnya guru dan perawat, dengan sistem kontrak melalui anggaran. Hal tersebut karena Lambar saat ini masih mengalami banyak kekurangan pegawai," kata Ismet.

Guru tersebut nantinya ditempatkan pada sekolah yang tersebar, baik untuk memenuhi kebutuhan guru kelas SD maupun kebutuhan guru mata pelajaran pada jenjang SMP. Demikian juga untuk perawat akan ditempatkan di sejumlah puskesmas tersebar.
Jumlah tenaga pegawai yang akan direkrut disesuaikan dengan kemampuan anggaran. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, Lambar saat ini mengalami kekurangan tenaga guru sebanyak 459 orang dengan perincian kebutuhan guru kelas SD sebanyak 79 orang dan guru Penjas SD 46 pendidik.
Kemudian, kekurangan juga terjadi pada sekolah jenjang SMP, jumlah guru yang dibutuhkan yaitu guru IPS SMP 33 orang. Guru SBK SMP (34), Penjaskes SMP (20), dan guru Bahasa Indonesia SMP (36). Lalu, guru Bahasa Inggris (37), Bahasa Lampung (23), Bimbingan Konseling (31), guru IPA (40), dan Matematika (80). Mengingat keterbatasan anggaran, tahun depan tenaga guru honorer dibatasi hanya 200 orang.
Selain berencana merekrut tenaga guru, Lambar juga akan menerima 50 tenaga perawat yang akan ditempatkan di sejumlah puksesmas yang saat ini mengalami kekurangan. Menurutnya, sampai saat ini Lambar kekurangan tenaga perawat, baik untuk RSU maupun puskesmas. Data kepegawaian yang bekerja pada bidang kesehatan di RSU Alimuddin Umar sampai saat ini hanya mencapai 78 orang.