3 Destinasi Wisata Lampung Hadir di Film Trinity , The Neked Traveler

Produser film Trinity The Nekad Traveler, Agung Saputra, mengunjungi kantor Lampung Post, Jumat (3/3/2017), dalam penayangan perdana film tersebut di Mal Boemi Kedaton, besok. (Foto:Lampost/Ikol)

BANDAR LAMPUNG--Tiga destinasi wisata Provinsi Lampung yakni Pemandangan Gigi Hiu, Gunung Krakatau, dan Taman Nasional Way Kambas diharapkan dapat dikenal masyarakat melalui film yang berjudul Trinity The Nekad Traveler garapan sutradara Rizal Mantovani.
Dijadwalkan 80% dari pemain film tersebut akan datang ke Gala Primer yang dilaksanakan di Mal Boemi Kedaton, Sabtu (4/3/2017). Selain gala primer akan ada red carpet serta meet and greet para pemerannya.

Produser film Agung Saputra mengatakan cerita based on true story Trinity seorang travel bloger yang telah menulis 8 buku yang akan dibintangi Maudy Ayunda, Ayu Dewi, Cut Mini, dan Babe Cabita tersebut pada 30 menit pertama akan mengeksplor keindahan wisata di Indonesia termasuk Lampung. Pengambilan gambar yang dilakukan dari Agustus hingga November 2016, dan dengan pembuatan skenario selama kurang lebih 2 tahun tersebut, pada 30 menit pertama akan menampilkan pemdanganan di Indonesia, Jakarta, Lampung, dan Makassar, kemudian ada dua negara yang dituju yakni Filipina dan Maladewa (Maldives).

"Kebetulan saya orang Lampung di film ini, kita coba kenalkan destinasi wisata Lampung yang belum dikenal orang dan memang sangat indah, terutama Gunung Krakatau luar biasa indah, dengan gaya penulisan komedi dan pemain yang merupakan aktor komedi penonton akan dimanjakan dengan cuplikan destinasi yang dibalut dengan canda tawa, dan ini film travelerbloger Indonesia pertama," ujarnya kepada Lampung Post saat mengadakan kunjungan, Jumat (3/3/2017).

Kendati medan yang ditempuh untuk lokasi Gigi Hiu dan Krakatau sangat sulit dan terjal, kata Agung,tapi hasil yang didapat sesuai ekspektasi dan diharapkan paska menonton Maudy Ayunda dan teman-teman, masyrakat Indonesia khususnya pulau Jawa mengetahui betapa indahnya destinasi wisata Lampung, tapi tetap harus diimbangi dengan arahan agar kedatangan wisatawan bertanggung jawab dan tidak merusak. Untuk target penonton Agung enggan berkomentar, dirinya berharap para penonton bisa menikmati film tersebut.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran Dinas Parwisata, Arief Nugroho, memastikan akan segera meningkatkan sarana dan prasarana yang menunjang desitnasi Lampung, kemudian sumber daya manusia baik penduduk setempat dan masyarakat Lampung akan disiapkan, dengan harapan paska diputarnya film ini jumlah pengunjung wisata di Lampung meningkat.