35 Guru Ditugaskan Jadi Bendahara Sekolah

-Sebanyak 35 guru di Way Kanan mengikuti pendidikan dan pelatihan fungsional pengelolaan keuangan sekolah. (Foto:Lampost/Candra PW)

WAY KANAN--Sebanyak 35 guru di Way Kanan yang mendapat tugas tambahan sebagai bendaraha sekolah mengikuti pendidikan dan pelatihan fungsional pengelolaan keuangan sekolah. Diklat digelar di aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pemkab Way Kanan, 1—7 Maret.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Paryanto, menyampaikan diklat pengelolaan keuangan sekolah di lingkungan Pemkab Way Kanan berdasarkan UU No. 20 Tahun 2003 tentang Pendidikan Nasional dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 76 Tahun 2014 tentang Revisi Petunjuk Teknis Penggunaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Dana BOS.

Tujuan diklat, kata dia, Rabu (1/3/2017), untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam memahami ketentuan dan tata cara pengelolaan keuangan dan mampu melaksanakan pembukuan, pelaporan, dan pertanggungjawaban sebagai pengelola keuangan sekolah.
Sekretaris Kabupaten Pemkab Bustam Hadori dalam sambutannya mengatakan peningkatan mutu pendidikan dapat dicapai melalui berbagai cara, antara lain melalui peningkatan kualifikasi akademik guru, seperti diklat pengelolaan keuangan sekolah, dan memberikan kesempatan untuk menyelesaikan masalah-masalah pembelajaran dan non-pembelajaran secara profesional melalui penelitian.
Ia juga mengingatkan tentang peran kepala sekolah. Pertama, adalah manajerial. Kepala sekolah harus mampu memberdayakan secara optimal sumber daya manusia di sekolah. Kedua, adalah kewirausahaan yang menuntut adanya kreativitas dan inovasi dalam pengelolaan kurikulum serta sarana-prasarana. "Terakhir adalah kepribadian, bahwa kepala sekolah harus menjadi panutan bagi guru, siswa, dan masyarakat," katanya.
Bustam berharap diklat ini akan meningkatkan kapasitas dan kompetensi serta profesional bendahara pengeluaran maupun kepala sekolah, guru, dan pengawas. Tujuannya, menuju prinsip tata kelola pemerintah yang bersih, baik, dan benar sesuai dengan visi dan misi Way Kanan Maju dan Berdaya Saing 2021.