61 Orang Tewas dalam Musim Dingin Ekstrem di Eropa

Musim dingin di Polandia biasanya mencapai minus 40 derajat Celcius (Foto: Guardian)

Warsawa -- Setidaknya 61 orang telah dinyatakan tewas akibat kedinginan yang melanda sebagian negara Eropa. Sepertiga dari korban tewas ada di Polandia.

Dalam tiga hari terakhir, lima orang ditemukan tewas di pinggir jalan diduga karena kedinginan. Pasalnya, musim dingin di sebagian wilayah Eropa kini mencapai minus 20 derajat Celcius.

Sungai Danube yang mengalir antara Rumania, Kroasia dan Serbia juga dikabarkan telah membeku. Di Serbia Selatan, Sungai Sava pun mengalami kondisi serupa.

Dilansir Guardian, Rabu (11/1/2017), mayoritas korban tewas adalah tunawisma dan lansia. Pihak berwenang pun mendesak agar tunawisma segera dibawa ke tempat penampungan untuk menghindari jatuhnya korban lagi.

Musim dingin tahun ini dilaporkan sebagai musim dingin terparah di Eropa. Di Albania, suhu diketahui telah mencapai minus 22 derajat Celcius. Sebagian pedesaan telah ditutupi oleh salju yang mengakibatkan listrik padam.

Pemerintah sebagian besar negara Eropa, seperti Yunani, Albania, Rumania, Serbia dan Kroasia mengimbau warganya untuk tetap berada di rumah dan menyalakan penghangat.

Di Athena, sebagian sekolah sudah ditutup selama sepekan terakhir karena didera hujan salju yang amat parah.

Beberapa kota di Serbia juga menyatakan langkah-langkah darurat untuk mengatasi cuaca dingin yang diperkirakan akan berlangsung hingga bulan Februari ini.