64 Tim Basket Ball Ikuti Kompetisi Black Hourses

Dua tim basket bersiap melakukan uji coba lapangan sebelum bergulirnya kompetisi Black Hourses di GOR Saburai, Bandar Lampung, Kamis (16/2/2016). LAMPUNG POST/UMAR WIRHADIKUSUMAH

BANDAR LAMPUNG -- Sebanyak 64 tim basket kategori SMP, SMA, umum, dan unversitas dari tiga kabupaten/kota, yaitu Bandar Lampung, Lampung Tengah, dan Tulangbawang Barat, mengikuti kompetisi yang digelar Black Hourses, 14-19 Febuari 2017, di GOR Saburai Bandar Lampung.
Ketua pelaksana Kompetisi Black Hourses, Bagus Utama Putra, mengatakan kompetisi yang digelar merupakan ajang silaturahmi sekaligus melatih kemampuan para atlet yang ada di sekolah maupun klub di Lampung. "Ya, kami berharap silaturahmi antar pelajar dapat terbangun, dan sekaligus ajang berlatih. Sehingga, ketika dalam menghadapi event yang lebih tinggi dapat meraih kemenangan," kata Bagas kepada Lampung Post di sela kegiatan, Kamis (16/2/2017).
Secara perinci Bagas pun mengungkapkan dari 64 tim Basket yang bertanding terdiri dari tiga kategori, yaitu kategori SMP putra dan putri, SMA putra dan putri, serta UMUM, yang meliputi universitas dan klub. "Untuk kategori SMP sebanyak 20 tim putra dan putri, kemudian kategori SMA sebanyak 20 tim putra dan 7 tim putri. Sementara itu, untuk kategori umum oleh tiga universitas, yaitu Darmajaya, Teknokrat Unila, dan klub Atena, Fonix, Brotherhood, sebanyak 14 tim putra dan 4 tim putri," ujarnya.
D itempat yang sama, pelatih klub Quatre 04 asal SMPN 4 Bandar Lampung, Arif Khan mengatakan bahwa kompetisi yang diikuti timnya merupakan ajang pembuktian bagi dirinya. Sebab, secara kesiapan latihan tim dalam bertanding sangat minim, yaitu hanya satu bulan. "Saya baru pegang tim ini satu bulan, artinya jika berbicara kesiapan sangat jauh dari pola yang diperlukan dalam menghadapi sebuah event kurang lebih 6 bulan. Tapi, saya tetap yakin. Anak asuh saya bisa menampilkan yang terbaik," kata Arif, kemarin.



Keoptimisan akan anak asuhnya tersebut, kata dia memiliki dasar yang jelas. Sebab, dari sekuat tim yang ada, mayoritas anak didiknya sudah memiliki skil dasar dan teknik bermain. Artinya, dalam sesi latihan pun tidak mengalami kendala yang berarti. Terlebih, tim Quatrre O4 pernah memperoleh predikat juara di event-event seperti ini.

"Tim yang akan bertanding, sebanyak 24 orang, terdiri dari 12 tim putra dan 12 tim putri. Semuanya, dalam kondisi fisik yang prima dan siap tanding," tegasnya.

Sementara, perwakilan tim Quatrre O4, M Restu Al-Hijrah CK mengatakan event yang digelar oleh Black Hourses, sangatlah positif dan banyak sekali manfaatnya bagi seluruh atlet yang bertanding. "Event ini sangat bagus, disamping sebagai unjuk kebolehan, juga dapat dijadikan ajang latihan bagi kami dari tim Quatrre O4 asal SMPN 4 Bandar Lampung, dan saya optimis bisa menjadi juaranya," kata Restu, kemarin.

Anak pertama dari pasangan Sudriman dan Erna tersebut mengaku, dalam perjalanannya tim Quatrre O4 telah mengikuti berbagai event yang ada di Lampung, mulai dari Perbasai Kota Bandar Lampung U 14, 2016 dengan memperoleh Juara 2. Fourtinkab Cup antar sekolah se Bandar Lampung dan event SMAN Cup. "Artinya, dari pengalaman tanding kamu sudah ada, tinggal bagaimana mengemas pertandingan nanti dengan baik, ya minimal kekompakan tim harus di jaga," tegasnya.

Lebih lanjut dirinya mengungkapkan, untuk saat ini dari sekuat tim kategori SMP, ada dya tim yang perlu diwaspadai, yaitu tim asal SMPN 9 Bandar Lampung, Xaverius Metro. "Ya, dua tim itu skilnya bagus, bandan besar dan tinggi. Ini menjadi perhatian tim kami, tapi kami tetap yakin bisa mengalahkan mereka," tutupnya. (WIR).