Agar Anak Tidak Menjadi Generasi Home Service

ilustrasi generasi home service. kompas.com

ANAK yang selalu dilayani, baik oleh orang tua maupun asisten rumah tangga (ART) yang siap di samping anak selama 24 jam, cenderung tumbuh menjadi generasi home service atau selalu meminta dilayani. Hal ini berdampak kurang baik pada perkembangan mental mereka.
Masa saat karakter si kecil terbentuk dan berkembang pesat pada usia 3-4 tahun, justru akan terlewatkan. Anak akan tumbuh menjadi sosok yang kurang mandiri karena selalu mengandalkan orang lain dan kurang percaya diri.
Agar anak tidak tumbuh menjadi generasi home service, psikolog yang juga dosen di program studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) FKIP Universitas Lampung, Gian Fitria Anggraini, menyarankan agar para orang tua membuatkan prioritas hal-hal yang harus dilayani dari anak mereka. Khusus untuk orang tua yang memiliki ART, menurut Gian, perlu membuat kesepakatan dengan pengasuh terkait hal-hal yang sudah seharusnya dilakukan anak-anak secara mandiri.
“Jangan semuanya minta dikerjakan pengasuh karena anak-anak justru akan meniru pola yang selama ini dilakukan orang tuanya, membuat mereka selalu dilayani,” kata Gian di kampus Pendidikan Guru PAUD FKIP Unila, Senin (13/3/2017).
Hal-hal kecil yang sudah harus dilatih agar dilakukan anak secara mandiri, seperti merapikan tempat tidur dan membereskan mainannya sendiri. Kemandirian tersebut sudah dapat diajarkan saat anak memasuki usia tiga tahun.
Hal lainnya yang juga harus sudah diajarkan agar anak bisa melalukannya secara mandiri, seperti makan dan minum, serta memakai pakaian. Untuk beberapa pekerjaan, menurut Gian, orang tua ataupun pengasuh dapat membimbing mereka, seperti saat makan dan memakai pakaian.
Namun, orang tua sebatas mengarahkan, bukan mengambil alih pekerjaan tersebut. Sebab, secara psikologis anak yang dalam keseharian selalu terbiasa dilayani akan tumbuh menjadi pribadi yang tidak mandiri dan memiliki tinggkat kepercayadirian yang kurang dibanding anak yang tidak selalu dilayani.
“Sedikit-sedikit anak akan meminta bantuan orang lain karena merasa tidak percaya diri jika harus melakukan sesuatu sendiri,” ujar Gian.
Jika hal tersebut selalu didapatkan anak, sifat dan karakter tersebut akan terbawa saat anak-anak makin tumbuh dewasa. Sebab, pada usia 3—4 tahun secara psikologis anak-anak seharusnya sudah memiliki rasa independensi yang semestinya dirangsang untuk memunculkan karakter keberanian dan rasa percaya diri pada anak. Karakter tersebut akan makin berkembang kala anak-anak memasuki usia sekolah TK dan SD saat mereka sudah bersosialisasi, berinteraksi dengan orang lain, juga lingkungannya.

Perlu Konsisten
Hal lain yang terpenting untuk menghindari anak menjadi generasi home service adalah orang tua dan pengasuh perlu konsisten. Sebab, kerap anak-anak justru kebingungan kala kemandirian yang diajarkan kepada mereka tidak diterima secara konsisten. Seperti saat berada di sekolah oleh para gurunya anak diajarkan untuk makan dan merapikan perlengkapan belajar secara mandiri, tetapi hal berbeda didapatkan saat mereka di rumah.
“Kadang orang tua tidak tega saat melihat anak-anaknya mengerjakan pekerjaan sendiri,” kata Gian.
Anggaplah hal yang dilakukan anak adalah pembelajaran. Bukan berarti tidak boleh membantu, tetapi orang tua atau pengasuh lebih memberikan arahan dan bimbingan kepada anak. Hal yang justru tidak konsisten tersebut membuat anak bingung, akhirnya tidak mandiri.
”Kuncinya harus konsisten, orang tua dan pengasuh tidak perlu membantu anak untuk pekerjaan-pekerjaan yang semestinya bisa anak lakukan sendiri,” ujar dosen alumnus Universitas Pendidikan Indonesia itu.
Dengan demikian, selain menghindari anak menjadi generasi home service orang tua juga mendidik anak-anak mereka untuk disiplin. Sehingga, perlu komunikasi terkait pengasuhan antara orang tua dengan pengasuh, maupun dengan pihak sekolah.
Orang tua dan pengasuh perlu mengetahui konsep-konsep pendidikan yang diterapkan di sekolah si kecil, agar memiliki kesamaan perlakuan saat mendidik anak di rumah. Supaya anak tidak tumbuh menjadi generasi home service.