Aksi Brutal Sekompok Orang Menembaki Rumah Pemilik Toko Diesel di Mesuji

Edi Wahyono, pemilik Toko Mesin Diesel yang tokonya ditembaki sekelompok orang bermotor dan bersenjata api di Mesuji, pada Minggu (8/1/2017) dini hari. Edi sempat terkena pluru yang meleset di kakinya. (Foto:Lampost/M.Ridwan).

MESUJI--Aksi kriminalitas di Mesuji makin berani dan brutal. Rumah pemilik toko mesin diesel, Edi Wahyono (42), warga Desa Jaya Sakti, Kecamatan Simpang Pematang, Mesuji, Minggu (8/1/2017) sekitar pukul 01.55 WIB ditembaki oleh sejumlah orang tidak dikenal.

Menurut saksi mata, sekawanan orang terlihat berjaga-jaga di halaman rumah korban.
"Saya yang mendengar ada suara letusan senjata api langsung keluar rumah dan melihat rumah korban yang berjarak sekitar 100 meter dari rumah saya, tengah dikepung sejumlah orang. Saya langsung meminta bantuan warga dengan berteriak jika ada maling," kata Sudono saat dimintai keterangan.

Setelah mendengar teriakan Sudono, sejumlah masyarakat keluar dari rumahnya masing-masing. Namun, masyarakat hanya bisa mengamati rumah korban dari kejauhan karena takut dengan para pelaku yang bersenjatakan pistol.

Akhirnya, setelah para pelaku yang mengenakan cadar dan mengendarai sepeda motor pergi, masyarakat berani mendekat ke rumah korban.

"Para pelaku memasuki rumah dengan cara memanjat tembok, dan mendobrak pintu utama rumah," lanjut dia.
Dalam kejadian tersebut, Edi Wahyono mengalami luka di lengan kiri dan lutut kiri akibat terkena serempetan peluru yang ditembakan pelaku karena Edi melakukan perlawanan.

Kapolsek Simpang Pematang, Kompol Muji Sulihono, A.Md, menjelaskan jika dalam oleh tempat kejadian perkara, ditemukan 7 (tujuh) lubang didinding rumah korban akibat tembakan.
Dari jenis proyektil peluru yang ditemukan, Kapolsek dapat memastikan jika senjata api yang digunakan para pelaku berjenis Revolver.

"Kami masih melajutkan lidik. Dalam kejadian kali ini, tidak ada benda berharga yang hilang. Kami juga menyayangkan atas sikap masyarakat yang tidak dengan segera menghubungi pihak Kepolsian," kata Muji lewat telepon.