Aksi Heroik Pemuda Tangkap Pelaku Ranmor Ibunya

Anggota Polsek Penengahan, Lampung Selatan, membawa sepeda motor milik korban Sutirah (45), warga Desa Bangunrejo, Kecamatan Ketapang, yang hampir dirampok ke Mapolsek Penengahan, Kamis (16/3/2017). LAMPUNG POST/AAN KRIDOLAKSONO

KALIANDA -- Nyawa Armansyah (24), pelaku pencuri motor Honda Beat BE-5492-OU warna merah kombinasi putih berhasil diselamatkan jajaran Polsek Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, berikut senjata api (senpi) dari amukan massa di jalan lintas pantai timur Dusun Sidodadi, Desa Sidoasih, Kecamatan ketapang, Kamis (16/3/2017), sekitar pukul 13.00.
Pelaku bersenjata api rakitan jenis pistol itu berhasil ditangkap sekitar 10 km dari lokasi kejadian di jalan raya Desa Bangunrejo, Kecamatan Ketapang. Pelaku warga Desa Nunung RT07/RW 03, Gunung Pelindung, Lampung Timur itu dibekuk setelah Aman Maulana (23), anak korban pembegalan Sutirah yang melakukan pengejaran berhasil menabrak motor pelaku hingga terjatuh di Sidodadi atau 2,5 km lagi perbatasan Lamtim dan Lamsel.
"Saya langsung lari ke jalan dan merampas motor anak SMP. Dan mengejar pelaku yang membawa lari motor ibu saya," ujar Aman Maulana di Pos Polisi jalinpantim Desa Tamansari, Kecamatan Ketapang, Kamis (16/3/2017).
"Saya sempat duel dengan pelaku saat pelaku hendak mencabut pistol dari balik pinggangnya. Bahkan pelaku sempat berteriak saya malingnya," kata pemuda tani itu.
Aksi heroik yang mengundang perhatian itu sempat membuat warga sekitar lokasi kejadian kebingungan, lantaran keduanya berteriak maling.
Namun sesaat puluhan warga langsung saja membantu Aman Maulana saat salah seorang warga mengenali anak pasangan dari Sugiono dan Sutirah itu. Aksi brutal warga yang nyaris membuat nyawa pelaku melayang berhenti setelah Kapospol Tamansari Aipda Nurkholis bersama sejumlah anggota Reskrim dan Intel Polsek Penengahan datang ke lokasi kejadian. Sementara rekan pelaku yang mengendarai motor Honda Beat warna biru berhasil kabur ke arah Lampung Timur.
Di kediaman korban Sutirah menceritakan saat azan zuhur berkumandang, ia yang sedang menjemur gabah bersama anaknya Aman Maulana masuk rumah. Aman tidur-tiduran didepan ruang tamu sambil menonton televisi.
Sesaat keluar dari kamar mandi, mata ibu Aman melihat di seberang jalan ada dua pengendara motor Honda Beat warna biru berhenti. Ia menduga mereka hendak membeli bensin atau rokok. Kebetulan ada warung di depan rumah Sutirah.
"Saya curiga ketika melihat seorang pemuda membawa motor Beat Merah putih keluar dari samping rumah. Saya pun lari keluar melihat motor sudah raib. Dan saya pun berteriak maling sambil memanggil anak saya," jelas istri Giono.