Amankah Stem Cell untuk Kecantikan?

Teknologi stem cell ini bisa merangsang sel-sel kulit untuk melakukan peremajaan dengan cara perbaikan DNA dan pembelahan sel yang lebih baik. (Foto: 3.bp.blogspot)

Jakarta -- Perkembangan stem cell atau sel punca lebih banyak difokuskan pada pengobatan penyakit. Namun bagaimana bila sel ini digunakan untuk kecantikan?

"Penggunaan stem cell untuk kosmetik tidak mengandung banyak kontradiksi khusus karena tidak masuk hingga ke lapisan paling dalam," ujar Dr. Kardiana Purnama Dewi, Sp.KK dalam acara Global dalam Media & Blogger Gathering Jeunesse, Selasa (10/1/2017).

Ia menerangkan, jenis molekul stem cell yang digunakan pada kosmetik cenderung besar sehingga akan sulit untuk menembus jaringan kulit yang lebih dalam. Dengan demikian, maka risiko membahayakan kulit juga semakin sedikit.

Stem cell dalam kosmetik sendiri diambil dari materi dasar makhluk hidup yang berfungsi untuk menghidupkan kembali sel-sel yang mati untuk kembali berkembang biak.

Pada dasarnya, sel-sel stem berasal dari dalam wajah dimana sel-sel tersebut akan semakin berkurang seiring dengan bertambahnya usia dan faktor-faktir lain yang mempercepat penuaan sehingga menyebabkan munculnya keriput dan warna kulit menjadi kusam.

Namun, dengan teknologi tertentu, sel stem akan menghasilkan molekul pertumbuhan khusus yang bisa melakukan aktivasi peremajaan pada kulit.

"Teknologi ini bisa merangsang sel-sel kulit untuk melakukan peremajaan dengan cara perbaikan DNA dan pembelahan sel yang lebih baik," terang Nanang Priyowinato, product trainer Jeunesse pada kesempatan yang sama.