Astra Bagikan 2.000 Kacamata untuk Anak-Anak Natuna

Dok. Astra

NATUNA -- Mengawali tahun 2017, PT Astra International Tbk melanjutkan program GenerAKSI Sehat Indonesia (GSI) yang telah berlangsung sejak 2014 dengan membagikan 2.000 kacamata untuk anak-anak di 81 sekolah di sembilan kecamatan, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.
Penyerahan yang dilakukan di SD 007 Ranai Bunguran Timur akan menambah total 9.048 pasang kacamata yang telah dibagikan Astra kepada anak-anak sekolah daerah perbatasan terdepan Indonesia.
"Program GenerAKSI Sehat Indonesia sejalan dengan program Kementerian Kesehatan. Kami akan dukung terus program ini dalam upaya meningkatkan tingkat kesehatan masyarakat Indonesia," kata Direktur Kesehatan Keluarga Kementerian Kesehatan RI Eni Gustina di Natuna, Kepulauan Riau, Rabu (11/1/2017).
Sementara itu, Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal menyampaikan apresiasinya terhadap Astra yang sudah bersedia datang jauh-jauh. "Gagah berjalan putra perkasa, duduk tegap di dalam singgasana. Terima kasih kepada Astra, atas kiprahnya di Kabupaten Natuna. Di sini pulau tanah bunguran, pulau nan indah di tengah lautan. Inilah daerah Natuna garda terdepan, semoga Astra tidak melupakan," ucapnya.
Program GSI mengajak masyarakat untuk melakukan social movement melalui berbagai Aksi Sehat seperti aksi olahraga, makan buah dan sayur, deteksi dini pemeriksaan kesehatan dan aksi sehat lain yang dilakukan bersama teman dan keluarga.
Setiap Aksi Sehat yang dikampanyekan melalui media sosial akan dikonversikan oleh Astra menjadi kacamata untuk anak-anak di wilayah perbatasan dan terdepan Indonesia.
Sebagai informasi, pada tahun 2014-2016, sebanyak 9.048 kacamata telah didonasikan ke lima wilayah perbatasan dan terdepan Indonesia, yakni Sabang-Aceh, Entikong–Kalimantan Barat, Nunukan–Kalimantan Utara, Atambua–Nusa Tenggara Timur, dan Merauke–Papua.
Sementara program GSI 2016 berhasil memperoleh total unggahan sebanyak 6.606 dan akan dikonversikan menjadi kacamata untuk anak-anak di Kabupaten Rote Ndao, Kabupaten Natuna dan Kabupaten Kepulauan Talaud pada 17 Januari 2017.