2013-05-31 07:35:00
BANDAR LAMPUNG: Loket Akta Kelahiran Buka di Taman dan Kantor Wali Kota

BANDAR LAMPUNG (Lampost): Pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandar Lampung membuat loket pelayanan baru untuk pembuatan akte kelahiran. Penempatan loket baru ini berada di taman atau halaman kantor wali kota Bandar Lampung.

Namun, untuk memantau agar pelaksanaannya berjalan maksimal, Kepala Disdukcapil Syahrir Sanusi melakukan pemantauan, Kamis (30-5). Hal ini pun dikarenakan ada beberapa keluhan warga atas pelaksanaan pelayanan loket akte kelahiran di tempat yang baru tersebut.

Mulai dari pembagian tiket antrian yang tidak terkoordinir hingga berkas persyaratan pembuatan akte kelahiran yang banyak belum diketahui oleh warga. Syahrir menjelaskan, ada beberapa keluhan warga, misalnya ada orang tua yang hendak membuat akte kelahiran.

Salah satu persyaratan akte kelahiran tersebut yakni mencantumkan surat keterangan lahir sang anak dari bidan atau rumah sakit. Namun apabila sang anak tidak dilahirkan ditempat medis atau lahirnya di dukun, bisa saja meminta surat keterangan lahir di RT setempat.

"Jadi enggak usah ke rumah sakit atau Puskesmas, itu bisa memberatkan warga. Cukup ada surat keterangan RT-nya saja," kata Syahrir saat dirinya meninjau pembuatan akta kelahiran di loket terbuka halaman kantor wali kota Bandar Lampung.

Syahrir menjelaskan, syarat pembuatan akte kelahiran tersebut yakni membawa fotocopi kartu keluarga (KK), KTP, surat nikah kedua orang tua dan surat keterangan kelahiran dari bidan atau rumah sakit. Kemudian apabila warga tersebut sudah dewasa dan akan membuat akte kelahiran, cukup membawa KK, KTP, dan ijazah terakhir yang ada nama warga tersebut dan orangtuanya.

"Bila ada warga yang kehilangan akte kelahiran, bisa membuat kembali akte kelahiran dengan melampirkan surat keterangan kehilangan dari kepolisian. Dan kita bisa menerbitkannya (akte kelahiran)," ujarnya.

Syahrir menambahkan, dia mengharapkan agar warga jangan menggunakan perantara atau calo dalam mengurusi pembuatan akte kelahiran ini. Hal ini untuk menghindari kesalahan penulisan nama di akte kelahiran tersebut. "Takutnya ada kesalahan atau kekeliruan penulisan, dan kalau calo yang mengurusnya, biasanya calo itu tidak tanggung jawab. Silahkan mengurus sendiri di loket-loket yang kami sediakan," kata Syahrir. (MG5/L-1)

komentar facebook