2013-02-23 10:30:00
BANDAR LAMPUNG: Pondok Daud Tembus Java Jazz

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) : Kiprah musisi Lampung di blantika musik Indonesia kian di akui dengan terpilihnya sekolah musik Pondok Daud untuk tampil dalam ajang Java Jazz Festifal tahun ini. "Ini sebuah kebanggaan bagi kami untuk mewakili musisi Lampung dalam even musik jazz Internasional. Mengingat musisi yang tampil dalam ajang ini adalah yang terpilih dan di undang," ujar tutur Dodo Mikha, musisi sekaligus pengelola Pondok Daud, Jumat (22-2).

Di sela sela pentas musik guiotar & bass V yang berlangsung di lantai IV mall Kartini Bandar Lampung kemarin Dodi mengemukakan, dalam kesempatan langka tersebut Pndodk Daud akan mengirim tiga grup musik dimana dirinya pun akan ambil bagian sebagai musisi dalam even yang akan dihadiri berbagai musisi jazz ternama mancanegara.

"Pada kesempatan ini saya sebenarnya ingin menampilkan jazz cetik untuk menunjukkan kualitas musik kita terutama dalam mengusung musik etnik tradisional masyarakat Lampung. Sayangnya tidak diperkenankan panitia karena hal ini berada diluar konsep festival yang diusung oleh panitia," ujarnya.

Dalam sebuah pementasan musik etnik di Bandung beberapa waktu silam Dodi menuturkan, dirinya dan siswanya berhasil mencuri perhatian para audiens tatkala menampilkan alat musik tradisional gamolan pering atau juga disebut cetik dalam bentuk jazz. "Kebetulan cuma kita yang brani menampikan musik etnik beraroma jazz ketika itu," imbuhnya.

Mengenai even tang digelar Pondok Daud di Mall Kartini hari itu DOdi mengemukakan, kegiatan ini merupakan tanggung jawab moral sekolah terutama kepada orang tua. "Setelah sekian waktu anak anak mereka belajar di Pondok Daud tentu para orang tua ingin melihat penampilan putra putri mereka diatas panggung. Sekitar 70 siswa tampil dalam pertunjukkan kali ini," ujarnya.

Para musisi musisi muda ini tampil baik dalam format solo, ban maupun kolaborasi dalam bentuk gurup. Berbagai jenis aliuran musik dengan tema guitar dan bass mereka tanmpilkan. Mulai dari musik rock, jazz. Dalam kesempatan ini Pondok Daud juga mendatangkan Rio Zee dari M-Audio untuk memberikan pelatihan mengenai musik teknologi, home recording, "Dengan pengetahuan ini seseorang tidak hanya menjadi player melainkan juga bisa menjadi aranger, komposer hingga produser musik," pungkasnya. (MG1/L-1)

komentar facebook