Berubah Drastis

Pegunungan Alpen. pixabay.com

PERUBAHAN terus terjadi di dunia. Perubahan itu kadang menjadi fenomena tersendiri bagi penduduk bumi atau bahkan ditunggu-tunggu. Gelakhni dunia ji mutakh, wat dawah wat muneh debingi (Namanya dunia ini berputar, ada siang dan ada juga malam).
Tapi, fenomena kali ini sedang ditunggu para ilmuwan, yakni gersangnya pegunungan yang membentang enam negara Eropa, yaitu Pegunungan Alpen. Tapi, kejadian itu diprediksi dalam satu abad ke depan.
Seperti dilansir Travel and Leasure, dalam penelitian yang dilakukan ilmuwan asal Swiss, ditemukan fakta bahwa dalam tiga tahun terakhir intensitas salju yang turun di Alpen sangat rendah.
Terbukti, musim dingin tahun 2016 disebut-sebut sebagai musim dingin terkering bagi Alpen. Kondisi yang sama juga pernah terjadi pada 150 tahun silam. Ya, senangun kheno, ngulang-ngulang api sai tikhasa ji. Wat-wat gawoh (Ya, memang begitu, mengulang-ngulang kejadiannya. Ada-ada saja).