BK Pelajari Kasus Dua Anggota DPRD Terlibat Narkoba

Ilustrasi kasus narkoba. dok. lampost.co

PESAWARAN -- Terkait dua anggota DPRD Kabupaten Pesawaran, Ramadiansyah dan Yudiyanto, yang terlibat kasus dugaan penyalahgunaan narkoba akan dilakukan pengkajian dan dipelajari Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Pesawaran.
“Akan dilakukan pengkajian dan dipelajari lebih dahulu, apakah yang bersangkutan melanggar kode etik atau sebaliknya oleh Badan Kehormatan DPRD,” kata Ketua DPRD Pesawaran, M. Nasir, Rabu (11/1/2017).
Dia menjelaskan DPRD menganut hukum formal sehingga dalam mengambil setiap kebijakan atau keputusan harus berdasar pada berketetapan hukum tetap atau berdasar pada hasil keputusan dari pengadilan.
“Yang menentukan orang bersalah atau tidaknya nanti akan diketahui dan di lihat dari hasil keputusan pihak pengadilan. Jika sudah ada keputusan hukum tetap baru, bisa diambil keputusan atau kebijakan karena DPRD ini merupakan lembaga formal,” jelasnya.
Kemudian dia menambahkan terkait usulan PAW dari partai pihaknya memang sudah menerima usulan namun pihaknya belum menerima secara resmi keputusan PAW dari DPP partai masing-masing anggota DPRD yang terlibat dugaan penyalahgunaan narkoba tersebut.
“Sejauh ini kami belum menerima surat resmi PAW dari masing-masing DPP atau partai tempat mereka (Ramadiansyah-Yudiyanto, red) bernaung. Misalnya saat ini ada pemberitaan di media atau medsos, yang bersangkutan di-PAW namun itu baru omongan tidak bisa dijadikan landasan. Buktinya kita belum terima surat PAW dari DPP masing-masing partai, jika sudah pasti ditindaklanjuti,” ujarnya.