Bripka Basuki Kerap Mengobati Warga yang Membutuhkan

Brupka Basuki sedang mengobati warga di Desa Labuhanratu, Minggu (19/3/2017). (Foto:Lampost/Agus s)

SUKADANA--Sebagai anggota Polri yang bertugas di Polsek Labuhanratu, Lampung Timur, Bripka Basuki yang juga mengemban tugas sebagai anggota Babin Kamtibmas, bersyukur karena bisa mendekatkan diri kepada masyarakat dengan ketrampilan medis yang dimilikinya.

Ia mampu mengobati berbagai penyakit, termasuk yang berhubungan dengan hal goib, seperti kesurupan atau sejenisnya.
Pria kelahiran 1982 itu, kerap mengobati menggunakan segaram Polri saat diminta mendadak menyembuhkan warga.
Minggu (19/3/2017), dengan mengenakan pakain lengkap seragam Polrinya,
mengendarai sepeda motor jenis Honda Vario warna putih, hendak berangkat tugas menuju Polsek Labuhanratu. Namun, sebelum menuju kantor Mapolsek tempat tugasnya, pria berperawakan gemuk itu menuju ke rumah Daud (40), di Desa Labuhanratu Induk, Kecamatan Labuhanratu.
Setelah berbincang dengan Daud, lalu Daud memanggil Tatin, anak perempuannya yang menderita sakit.
Basuki lalu meminta Tatin untuk salat Zuhur dulu karena sudah masuk waktunya.
"Kalau belum waktunya salat, maka lebih baik berwudu agar bersih dan suci sebelum pengobatan," katanya.
Basuki mengaku setiap mengobati pasien perempuan dirinya selalu meminta untuk ditemani oleh keluarganya, dengan tujuan agar tidak terjadi fitnah atau lainnya.

Tatin dengan mengenakan mukena diminta duduk bersila. Lalu Basuki mengenakan sarung tangan hitam, karena pasiennya wanita, dan mulai
menempelkan kedua telapak tangannya di atas kepala pasien sambil membaca doa dan memijat kepala.
Kepada Lampost, Basuki mengaku setipa pasien yang diobati memiliki dua reaksi, jika sakitnya tidak ada hubungannya dengan mahluk halus (jin) pasien hanya muntah, jika berhubungan dengan jin pasien akan kesurupan, dan ada pula yang tidak bereaksi.

"Saya ikhlas mengobati, tidak meminta imbalan apa pun, dan saya sudah lebih dari 25 pasien yang saya obati," ujarnya.