Chusnunia Mendapat Gelar Ratu Pemangku Bumi

Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim menandatangani piagam penetapannya sebagai bagian keluarga besar adat Magho Sekampung Libo dengan gelar Ratu Pemangku Bumi, Sabtu (7/1/2017). Lampung Post/Agus Susanto

SUKADANA -- Lembaga adat Magho Sekampung Libo Desa Jabung memberikan gelar kepada Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim sebagai Ratu Pemangku Bumi. Gelar adat tersebut dikukuhkan di Desa Jabung, Kecamatan Jabung, Lampung Timur, Sabtu (7/1/2017), yang disaksikan tokoh adat, tokoh masyarakat, dan ratusan warga Jabung.
Selain itu Wakil Bupati Lampung Timur Zaiful Bukhori, Kapolres Lampung Timur AKBP Harseno beserta sejumlah SKPD Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur juga menyaksikan ritual pemberian gelar adat yang diberikan kepada Chusnunia Chalim.
Selain Bupati tiga, orang lain nya juga diberikan gelar adat, yakni Muhamad Nasir diberi gelar adat Raden Sampurna Jaya, Midi Iswanto gelar Pangeran Tihang Marga, dan Syahrul Syah bergelar Raden Jaya Kesuma.
Dalam sambutannya Bupati Chusnunia Chalim mengatakan akan sangat menjaga gelar adat tersebut, menjaga nama baik dirinya dan keluarga besar adat Magho Sekampung Libo. Chusnunia mengaku bangga dengan pemberian gelar seperti itu artinya dirinya dipercayai memikil gelar adat tersebut. "Saya akan menjaga sebaik mungkin gelar adat yang telah diberikan kepada saya, dan saya berharap kekeluargaan akan tetap terjaga meskipun nantinya saya tidak lagi menjabat sebagai kepala daerah," ujar Chusnunia.
Di lain kesempatan Tokoh Masyarakat Desa Jabung Sukuria Kusuma sebagai wakil dari masyarakat Jabung dan umumnya Kecamatan Jabung, berharap setelah dikukuhkannya Bupati sebagai keluarga besar warga Jabung, bisa membawa efek positif dalam kehidupan sosial. Tentunya agar nama jabung yang disorot sebagai daerah yang ekstrem akan kriminalitas berharap bisa dihilangkan dan Jabung bisa tersorot di mata publik sebagai daerah yang tenteram.
Sebetulnya, kata Sukuria Kusuma, Jabung merupakan daerah yang sangat subur kondisi alamnya sehingga sangat menguntungkan petani. Apa pun yang ditanam di tanah Jabung akan tumbuh sumbur, artinya tidak semua warga jabung memiliki perilaku kriminalitas.
"Kami berharap dengan warga saya, dengan terangkatnya Ibu Bupati sebagai keluarga besar kita, mari kita jaga bersama nama baik Jabung ini. Jika nama Jabung buruk, turut buruk pula Ibu Bupati. Jika nama Jabung baik, turut baik pula nama Ibu Bupati," kata Sukuria Kusuma.