Curi Makanan Ringan, 2 Wanita Jalani Sidang di PN Tanjungkarang

Meski sudah berdamai dengan membayar kerugian atas pencurian, kedua wanita ini digelandang ke pengadilan. (Ilustrasi)

BANDAR LAMPUNG--Mencuri makanan ringan di supermarket Chandra Tanjungkarang, supersstore besar di Bandar Lampung, dua wanita MP (24) dan DS (25), harus menjalani sidang dakwan di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Kamis (16/2/2017).

Dalam sidang ,Jaksa Penuntutu Umum (JPU) menghadirkan saksi petugas keamanan Chandra Tanjungkarang. Keduanya mengakui jika telah mengambil 25 bungkus Silver Queen, 100 Chunky Bar Csw, 4 Cad Burry, 30 CSHW&COOK, 1 Botol Lada Putih, 1 Masako, 1 Sasa, 1 Royko pada 24 November 2016. Semua barang tersebut dimasukkan ke dalam tas ransel dan hanya membayar 1 bungkus kripik Lays.

Didalam persidangan kedua gadis dihadapan Jaksa Samsul Arif, terus meneteskan air mata dengan menjawab. "Ya kami melakuka pencurian itu," kata terdakwa.

Pada 24 Novemeber 2016, pukul 14.00 Wib Kedua terdakwa ditangkap oleh Sofian petugas keamanan Chandra, tindakan kedua terdakwa ini dicurigai oleh Sigit, pramuniaga Chandra.
Di persidangan Sigit mengatakan Keduanya terlihat sedang mengambil barang satu persatu dan dimasukkan kedalam tas yang sengaja diletakkan di atas keranjang warna merah yang memang disediakan untuk pengunjung,
"Dari jarak 100 Meter saya lihat keduanya keliling-keliling mengambil barang kemudian dimasukkan kedalam tas yang diletakkan di atas kerjang merah. Karena perintah atasan saya biyarkan dulu, selanjutnya dilaporkan kepetugas," katanya.

Setelah kedua tersangka keluar area perbelanjaan, oleh saksi Sofian kedua tersangka ditangkap di area parkir dan didapati barang bukti.

Peristiwa ini kemudian dilanjutkan ke pihak polisi oleh Dwi Hidayat Securiti Candra. “Saya laporkan keduanya ke polisi”, ujar Dwi di hadapan hakim.

Hakim kemudian mengatakan bahwa keduanya dapat diancam pidana dalam pasal 363 ayat (1) ke-4 KUHP. Namun Hakim meminta kepada Randy Al Kaisya Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk mengurangi tuntutan terhadap terdakwa.

Hal ini karena terdakwa sudah melakukan damai dengan membayar semua kerugian pihak Chandra sebesar Rp640 ribu. Kerugian itu langsung dibayar oleh orang tua MP setelah kejadian.