Daging Olahan dan Asma

Ilustrasi daging olahan. inionline.id

PENELITIAN terbaru menyebutkan konsumsi daging olahan terlalu sering ternyata berpengaruh buruk bagi seseorang yang menderita asma. Penelitian ini telah dipublikasikan di jurnal BMJ Thorax, yang menyebutkan kandungan nitrit (natrium nitrat) dan garam yang terdapat dalam daging olahan memicu pembengkakan saluran pernapasan yang memengaruhi kondisi asma seseorang.
Penelitian dari Rumah Sakit Paul Brousse di Paris ini meneliti 971% dan memantau makanan serta gejala asma mereka, seperti kesulitan bernapas, nyeri, dan sesak di dada. Hasilnya, di antara yang memakan daging olahan satu hingga empat kali seminggu, 20% dari mereka mengalami gejala asma yang memburuk. Sementara untuk yang mengonsumsi lebih dari empat kali seminggu, 22% mengalami kondisi asma lebih buruk.
Secara umum kelompok yang mengonsumsi daging olahan 76% berpeluang untuk mengalami gejala asma yang buruk dibanding kelompok yang tidak mengonsumsi sama sekali.