2013-01-21 11:11:00
Danrem 043 Gatam Evaluasi Progja

TANJUNGKARANG PUSAT (Lampost.co) : Tentara Nasional Indonesia (TNI) di tahun 2013 harus siap meningkatkan kinerjanya dan mengantisipasi beragam konflik yang terjadi, sebab persoalan konflik yang terjadi di tahun 2012 diprediksi masih akan berlangsung.

Komando resort militer (Korem) 043 Garuda Hitam (Gatam) mengadakan evaluasi program kerja (Progja) di ruang rapat markas korem, Bandar Lampung, Senin(21-1) pukul 09.00 WIB. Sebelumnya, pukul 07.15 Komandan korem(Danrem) 043 Gatam Kol Czi Amalsyah Tarmizi menyerahkan 23 unit motor dinas kepada bintara pembina desa (Babinsa) yang memiliki kinerja baik serta 3 unit motor dinas di masing-masing komando distrik militer(Kodim).

Dalam kesempatan itu, danrem mengatakan dengan bantuan operasional kendaraan dari pimpinan Angkatan Darat itu, kedepan kinerja babinsa semakin baik. Terlebih sejak adanya rembuk pekon saat ini, para babinsa harus selalu bersiaga dan semakin dekat berada di tengah-tengah masyarakat. "Bagaimana mau cepat berembuk, kalau babinsanya enggak punya kendaraan," ujarnya.

Dalam evaluasi yang diikuti oleh seluruh jajaran komandan kodim (Dandim) dan komandan rayon militer (Danramil) itu, Danrem memerintahkan seluruh jajarannya agar semakin meningkatkan kemanunggalan TNI dan rakyat di tahun 2013. Sebab itu, kata Amalsyah, tahun 2013 yang dikatakan sebagai tahun politik itu akan membawa suhu politik yang kian meningkat dan hal tersebut berdampak pada keamanan.

Danrem 043 Gatam itu juga mengatakan saat ini jajarannya telah memetakan daerah rawan konflik lewat danramil-danramil yang ada dimasing-masing wilayah. Terutama daerah - daerah seperti Jabung, Mesuji, Sidomulyo, dan beberapa daerah lainnya yang memang memiliki potensi konflik."Sekarang di Mesuji, kita sudah memiliki babinsa-babinsa yang tersebar," katanya.

Untuk itu, lanjut Amalsyah, kehadiran babinsa harus semakin nyata di tengah-tengah masyarakat. Sedikitnya ada 3 hal yang musti dilaksanakan TNI di tengah masyarakat. Pertama, mendekati dan menjaga masyarakat di masing-masing wilayah berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Kedua, memperkuat koramil dengan cara penambahan personel pada setiap daerah konflik. Terakhir, meningkatkan kemanunggalan TNI dan rakyat di daerah-daerah. (CR-4/L-4)

komentar facebook