Diet Sehat untuk Anak Obesitas

Diest sehat untuk anak obesitas. mbigroup.co.id

KHAWATIR ketika si kecil terlalu gemuk atau mengalami obesitas dini membuat banyak orang tua merasa anaknya harus menjalani diet. Namun, apakah anak yang tengah dalam masa tumbuh kembang boleh melakukan diet?
Ahli gizi Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Tanjungkarang, Dewi Sumardila, mengatakakan dalam menangani anak dengan masalah kegemukan atau obesitas, sebaiknya orang tua cerdas dalam menerapkan diet sehat pada anak.
Namun, sebelum menerapkan diet sehat pada anak, hal yang paling penting, menurut Dewi, adalah orang tua harus berkonsultasi dengan ahli gizi dan dokter. “Orang tua tidak boleh asal menerapkan diet pada anak, karena anak-anak sedang dalam masa-penting untuk pertumbuhan dan perkembangan mereka,” kata dia diwawancarai, Kamis (16/3/2017).
Dengan berkonsultasi dengan ahli gizi dan dokter, orang tua akan tahu, kondisi kegemukan yang dialami si kecil, apakah sudah menghawatirkan atau masih dalam batasan normal. Dengan konsultasi itu, orang tua akan lebih dapat melakukan tindakan yang aman.
Dewi menjelaskan dalam menerapkan diet sehat pada anak obesitas, ada beberapa hal penting yang dapat dilakukan orang tua. Pertama, dengan mengajak anak untuk lebih banyak melakukan aktivitas positif. Anak-anak harus dibiasakan melakukan kegiatan seperti berolahraga atau melakukan permainan yang membuat mereka lebih aktif bergerak.
Sebab, salah satu faktor menyebab obesitas pada anak, menurut Dewi, karena anak-anak cenderung kurang banyak melakukan aktivitas fisik. “Anak-anak lebih banyak bermain gedget, selain itu mereka juga banyak mengonsumsi makanan junk food,” kata Kaprodi Ilmu Gizi di Poltekkes Tanjungkarang ini.
Maka itu, menurutnya, orang tua sudah semestinya mengenalkan kegiatan olahraga yang menyenangkan bagi anak sebagai upaya menangani anak dengan obesitas ataupun mencegah anak mengalami obesitas. Beberapa olahraga yang dapat diterapkan seperti berenang, bermain bola, dan permainan lainnya.
"Dengan banyaknya aktivitas fisik anak akan lebih banyak mengeluarkan energi dan mengurangi risiko kegemukan," kata Dewi. Selain memperbanyak aktivitas, cara diet sehat yang dapat diterapkan pada anak dengan masalah obesitas adalah menerapkan pola makan dengan gizi seimbang.
Pada anak obesitas, orang tua dapat mengurangi jumlah asupan karbohidrat pada makanan yang biasa mereka konsumsi. Bisa dengan mengurangi konsumsi nasi, roti, atau sumber harbohidrat lain. Anak-anak harus lebih banyak mengonsumsi sayur dan buah.
Selain itu, anak dengan obesitas juga harus mengurangi makanan dengan kandungan gula berlebih. “Kurangi makanan atau minuman yang manis-manis seperti es krim. Bisa digantikan dengan buah-buahan kesukaan anak,” ujar Dewi.

Waktu Makan
Terkait waktu makan, menurut Dewi, pada diet sehat anak tak perlu mengurangi jadwal makan anak. Anak-anak tetap disarankan mendapatkan makanan sesuai kebiasaan, yakni sarapan, makan siang, dan makan malam.
Hanya saja, menurut Dewi, orang tua harus dapat jumlah makanan yang mengandung karbohidrat dan mengontrol si kecil untuk tidak mengonsumsi camilan kurang sehat di sela-sela waktu makan tersebut. Selain itu, anak-anak juga harus dibiasakan untuk banyak mengonsumi air putih secara cukup dan teratur.
Pola diet sehat pada anak tersebut, lanjut Dewi, harus dilakukan perlahan karena berat badan anak tidak bisa turun drastis. Orang tua juga tidak boleh terlalu memaksakan anak untuk terlalu mengurangi konsumsi makanan seperti biasa yang mereka konsumsi, karena hal itu justru akan bahaya untuk kondisi anak yang sedang dalam masa pertumbuhan.
“Harus pelan-pelan dan bersabar. Karena, jika terlalu dipaksa, akibatnya anak akan menjadi lemah dan lesu, yang akan berpengaruh pada perkembangan kecerdasan mereka,” kata Dewi.