Dishub Metro Cabut Rambu Verboden di 3 Jalur

Lalu lintas di Kota Metro akan dibenahi untuk mengurangi kemacetan dan penumpukan arus lalu lintas. (Foto:Dok.Lampost)

METRO--Dinas Pehubungan Kota Metro akan mencabut rambu verboden (larangan masuk) yang ada di Jalan Imam Bonjol, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan Seminung Kota Metro.

Pencabutan rambu verboden itu berdasarkan hasil rapat bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota, ”Di Jalan Imam Bonjol dan Jalan Ahmad Yani dua jalur. Jalan Seminung tidak diperboden lagi. “Karena disitu ada pintu masuk ke RSU. Jadi tidak usah memutar lagi bila ada pasien ingin langsung ke RSU,” ungkap Kabid Lalulintas, Michael Suyono, Senin (6/3/2017).

Dishub akan menambahkan rambu dilarang parkir di dekat TK Pertiwi. Itu berdasarkan pantauan Dishub yang kerap lagi banyak kendaraan yang memarkirkan kendaraan di badan Jalan Ahmad Yani sehingga terjadi penyempitan jalan.

”Kita sudah berkoordinasi dengan Satlantas, jika ada pengendara yang tidak mematuhi rambu yang sudah terpasang akan ditindak. Terkait rambu yang hilang, ada beberapa yang sudah ditemukan. Seperti kaca cembung. Itu disebabkan tangan-tangan jahil masyarakat. Padahal kaca itu tidak bisa digunakan di rumah. Untuk yang rusak atau hilang seperti marka jalan, waktu dekat akan kita benahi,” tuturnya.

Dishub Kota Metro juga akan memberlakukan satu jalur di Jalan ZA Pagar Alam. "Pengendara dari Jalan Ahmad Yani tidak boleh belok kiri ke arah Rumdis Wali kota, Rumdis Ketua DPRD, Rumdis Wakil Walikota, sampai Dinas Pengairan. Sebaliknya boleh. Begitu pula jika pengendara dari Lampu Merah Kelurahan Metro tidak boleh belok kiri,” ujar dia.