2013-07-17 18:03:00
DKP Lampung Bentuk Pokwasmas Atasi Pengeboman Ikan

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co): Maraknya penangkapan ikan menggunakan bom ikan oleh nelayan, Kepala Bidang Kelautan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil dan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan perikanan DKP Lampung Herman Tamin mengatakan, pihaknya membentuk kelompok pengawas masyarakat (pokwasmas).

"Mereka tersebar di semua wilayah Lampung, dan selalu pro aktif mengatasi penangkapan ikan dengan alat yang tidak ramah lingkungan," kata dia.

Sebelumnya aktivitas mencari ikan secara ilegal (illegal fishing) ini berlangsung di sekitar perairan Pulau Tabuan, yang merupakan wilayah tangkap nelayan tradisional di pulau seluas 45 ribu hektare tersebut dikeluhkan warga.

Selain harus kehilangan sumber mata pencarian, kegiatan ini juga merusak terumbu karang bahkan merusak rumah warga. Abu (50), tokoh masyarakat Pulau Tabuan, mengatakan para pelaku pengeboman ikan ini didalangi oleh Ras, warga Pulau Tabuan yang mencari keuntungan dengan cara tidak terpuji.

"Ras ini pemain lama. Saya yakinkan dialah dalang pelaku pengeboman ikan ini. Saya siap memberi kesaksian ke mana pun. Dia ini harus ditindak karena perbuatannya sudah mematikan usaha warga Pulau Tabuan ," kata dia. (UNI/L3)

komentar facebook