DPC Gerindra Pesawaran Pastikan Pemecatan Ramadiansyah

Logo Partai Gerindra. Dok. Lampost.co

PESAWARAN -- Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Pesawaran, Deswanda memastikan Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Pesawaran Ramadiansyah yang dipecat dari keanggotaan partai.
Hal itu disampaikan Deswanda saat dihubungi Lampung Post melalui sambungan ponsel, Rabu (4/1/2016). Dia mengaku turut prihatin atas kasus ditangkapnya kader Partai Gerindra.
“Saya sebagai ketua DPC harus menjalankan ketentuan dari partai, siapa pun dia, apalagi tersandung urusan narkoba maka yang bersangkutan harus menerima konsekuensinya. Jika dia sebagai anggota harus dicabut kartu anggotanya. Jika dia pengurus harus dipecat sebagai pengurus, dan jika dia anggota Dewan harus dipecat sebagai anggota Dewan,” katanya.
Dia menjelaskan terkait kasus ditangkapnya kader partai Gerindra, Ramadiansyah petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung, pihaknya telah berkoordinasi dengan DPD bahkan sampai ke pusat dan diputuskan DPC Gerindra Pesawaran memecat yang bersangkutan.
“Saya sebagai ketua DPC telah melakukan koordinasi dengan DPD dan DPP. Dan pusat minta ketegasan dari saya selaku ketua DPC Pesawaran sehingga saya mengambil sikap memecat Ramadiansyah. Langkah ini bukan kehendak atau keinginan saya pribadi atau kelompok, melainkan ini berlaku untuk semua kader, termasuk saya. Jika saya melanggar atau tersandung urusan narkoba, saya juga dipecat bahkan jika Prabowo Subianto terlibat kasus narkoba, dia juga bisa dipecat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Pesawaran Devita Sahara saat dihubungi Lampung Post mengatakan pihaknya menunggu surat keterangan resmi dari Polda Lampung terkait kasus penangkapan dua anggota DPRD Pesawaran atas dugaan penyalahgunaan narkoba.
“Sementara ini saya selaku ketua BK belum berkomentar, sebab saya harus menjaga martabat dan marwah DPRD Pesawaran. Kami masih menunggu surat resmi dari kepolisian meskipun benar mereka sudah ditangkap bahkan sudah dites urine. Jika sudah diterima surat keteranggan resmi dari kepolisian, pasti akan diambil langkah tegas mereka sebagai anggota Dewan,” ujarnya.