DPMPT, Adwil dan Pendamping Desa Adakan Bimbingan bagi Aparatur Tiyuh

DPMPT) dan Bidang Administrasi Wilayah bersama tenaga pendamping desa terus melakukan koordinasi untuk mempersiapkan pendampingan kepada para perangkat desa penerima dana desa, Rabu (8/3/2017). (Foto:Lampost/A.Sobirin).

PANARAGAN--Menjelang pencairan Dana Desa tahun anggaran 2017, Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Tiyuh (DPMPT) dan Bidang Administrasi Wilayah bersama tenaga pendamping desa terus melakukan koordinasi untuk mempersiapkan pendampingan kepada para perangkat desa.

Hal itu dilakukan agar alokasi anggaran Dana Desa tahun ini dapat terserap dengan baik, jadi butuh pendampingan maksimal mulai dari tata kelola dan akuntabilitasnya sehingga dapat meminimalisir aparatur tiyuh terjerat korupsi.

Kepala DPMPT, Eri Budi Santoso, menilai masih sering dijumpai aparatur desa yang mengalami kurang paham soal Dana Desa.
"Misalkan tadi disuruh buat portal berita malah diartikan portal jalan atau situs berita dipahami oleh mereka situs purbakala. Itu maksudnya perlu ada intervensi dari kita soal hal hal seperti itu," kata Eri.

Ia menyampaikan hasil rakornas dari Jakarta, bahwa saat ini tugas itu menjadi tanggung jawab bidang Administrasi Wilayah (Adwil) yang memiliki peran memfasilitasi program pusat untuk desa dari tiga kementerian sekaligus, sehingga semua yang terkait tentang desa Adwil lah yang mengurusinya, katanya saat menjadi pembicara dalam rapat koordinasi Pendamping desa se-Tubaba, di balai Tiyuh Penumpangbaru, Rabu (8/3/2017).

Miral Hayadi, selaku kepala bagian Adwil Tubaba, mengatakan pihaknya akan mendampingi para aparatur desa dalam menyejahterakan masyarakat tiyuh dengan menjalankan tugasnya.