Tiga Jenazah Tenggelam di Pantai Krui Dibawa Pulang Keluarga

Dua dari enam korban terseret arus di pantai Pekon Mandirisejati yang selamat dirawat di puskesmas Krui, sementara dua korban yang meningal dunia sudah dibawa ke rumah masong-masing. Dua orang lagi masih brlum ditemukan. (Foto:Lampost/Yon Fisoma)

KRUI--Jenazah Yani (23) dan Alpiati (21), dua perempuan yang menjadi korban terseret gelombang saat mandi di laut Pekon Mandirisejati, Kecamatan Krui Selatan telah dibawa pulang oleh keluarga masing-masing dari Puskesmas Krui, Minggu (1/1/2017) sekitar pukul 20.00 WIB.

Pantauan lampost.co., dua ambulance yang membawa ke dua jenazah menuju Kecamatan Tebu dan Kecamatan Sumberjaya, Lampung Barat, diiringi isak tangis sanak keluarga korban.

Kapolsek Pesisir Tengah Kompol Ferianda Eka Putra melalui Panitrestkrim Iptu Ono Karyono, mengatakan hingga kini dari enam orang yang hanyut di laut Pekon Mandiri sejati dua orang selamat, dua orang meninggal dunia (Yani dan Alpiati), dua orang masih dalam pencarian petugas.

Sementara satu korban hanyut di Pantai Labuhan Jukung, Kecamatan Pesisir Tengah bernama Nurcahyo (16) warga Padang Cahya Lampung Barat, juga sudah ditemukan dalam kondisi tak bernyawa dan telah dibawa keluarganya sekitar pukul 17.55 tadi.

Dokter Puskesmas Krui, Edwin H Maas membenarkan tiga orang korban meninggal yaitu Yani dan alpiati di laut Mandirisejati dan Nurcahyo di laut pantai Labuhan Jukung telah dilakukan pemeriksaan di puskesmas itu telah dikembalikan ke keluarga masing-masing, sementara pencarian dua korban yang masih hilang di laut mandiri sejati yaitu Arif dan Firman.