GP Ansor Way Kanan Dukung Pemblokiran Situs Radikal

Ilustrasi pemblokiran situs radikal. (Ilustrasi)

WAY KANAN-- Indonesia membutuhkan gagasan positif dan cerdas untuk pembangunan dan kemajuan, kata Ketua PC GP Ansor Way Kanan, Gatot Arifianto, di Blambangan Umpu, Mingggu (8/1/2017) yang mendukung pemblokiran situs berkonten radikal dan negatif .

"Jika membangun rumah, konstruksi baik tentu akan dipilih pembuat rumah, demikian juga jika akan melakukan perbaikan. Indonesia sebagai bangsa telah dibangun oleh pendiri bangsa dengan konstruksi yang baik. Ketika ada kerusakan, anak-anak bangsa bertanggungjawab memperbaikinya dengan konstruksi yang baik pula," ujar Gatot.

“Siapapun yang menolak pemblokiran situs mengandung konten negatif, saya sarankan berteriak kata "bodoh" di sekitar lereng-lereng gunung atau lembah-lembah. Jika gema yang dihasilkan adalah "pintar", dengan ikhlas saya akan belajar pada orang tersebut," kata Gatot.
Situs dengan konten negatif, menurut Gatot, adalah gagasan sampah yang sengaja diproduksi bukan oleh anak-anak TK, tapi orang dewasa yang tahu teknologi, bisa menulis dan tentu sadar saat akan mengunggah apa yang boleh ditayangkan atau tidak.
"Saya sarankan pula kepada pihak yang keberatan atau menolak pemblokiran situs mengandung konten negatif setiap hari mengatakan 'bodoh' kepada anaknya. Jika berkenan dan berani, lanjutkan saja teriakan penolakan terhadap pemblokiran situs dengan konten negatif. Anak yang dimotivasi bodoh setiap hari tentu akan jadi bodoh."
Menurutnya, bangsa yang dijejali hal-hal negatif tentu akan menciptakan generasi negatif. Apa itu yang dirancang untuk Indonesia mendatang? Kita yang waras tentu menolak itu, kita butuh motivasi baik, kontruksi positif untuk kemajuan bangsa, ucapnya.