Harga Gula Merah di Palas Anjlok

Gula merah. 1.bp.blogspot.com

KALIANDA -- Harga gula merah di tingkat petani di wilayah Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, anjlok. Dalam beberapa pekan terakhir harga gula merah kualitas super dibanderol Rp7.500-Rp8.000 per kilogram. Akibatnya, sejumlah petani setempat mengeluh.
Robi (38), salah satu perajin gula merah di Desa Sukaraja mengatakan, harga gula merah turun sejak tiga bulan yang lalu. Saat ini harga gula merah dengan kualitas super di tingkat petani (penderes) dihargai sekitar Rp7.500- Rp8.000/kg dan gula merah kualitas biasa (asalan) berkisar Rp5.000-Rp5.500/Kg.
"Sebelum harganya anjlok, harga gula merah kualitas super dipatok Rp10.000-Rp11.000/kg, kualitas biasa atau asalan Rp8.000-Rp9.000/kg. Jika harga gula merah ini terus turun, biaya operasional kami tidak akan cukup, Mas. Gimana mau untung. Adanya buntung," kata dia kepada Lampung Post, Sabtu (7/1/2017).
Jika harga gula merah terus anjlok, kata Robi, sebagian besar para perajin gula merah akan merugi dan terancam tidak bekerja. Sebab, untuk biaya produksi gula merah sebanyak 20 kg-30 kg per hari membutuhkan biaya yang cukup besar.
"Untuk kayu bakar yang cukup besar biayanya. Sebab, produksi gula merah dimasak dan membutuhkan kayu bakar dalam satu minggu sebanyak 1-2 kubik seharga Rp350 ribu sampai Rp400 ribu. Untuk itu, kami berharap harga gula merah ini bisa naik," katanya.
Sementara itu, Santi (31), perajin gula merah lainnya di Desa Sukabakti, mengatakan kualitas gula merah saat ini kembali membaik. Bahkan, hasil air nira dan produksi gula merah makin bertambah. Namun, sayangnya hal itu tidak berbanding dengan harga gula merah.
"Saya setiap hari membantu suami membuat gula merah, Mas. Memang biaya operasional pembuatan gula merah ini cukup besar, belum lagi ditambah dengan kebutuhan kami sehari-hari. Saya dan perajin gula merah lainnya berharap tahun ini ada kenaikan harga gula merah. Selain itu juga, kami berharap adanya perhatian dari pemerintah terkait untuk membantu kami para perajin gula merah," katanya.