Harga Ikan Asin di Kalianda Naik hingga Rp20 Ribu/Kg

Pedagang ikan asin menjajakan dagangannya di Pasar Inpres Kalianda, Lampung Selatan, Selasa (10/1/2017). Dampak gelombang laut tinggi, sejak dua pekan terakhir? harga ikan asin naik. Lampung Post/Armansyah

KALIANDA -- Tingginya gelombang laut dalam beberapa pekan terakhir memengaruhi harga ikan asin di Pasar Inpres Kalianda Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan. Pasalnya, kini harga ikan asin naikn hingga Rp20 ribu per kilogram.
Seperti yang diungkapkan Sugeng (27), salah satu pedagang ikan asin. Menurut dia, sejak dua pekan terakhir harga beberapa jenis ikan asin naik tajam. Untuk harga ikan asin jenis peda naik dari Rp45 ribu/kg menjadi Rp55 ribu/kg, ikan asin gabus dari Rp80 ribu/kg naik Rp100 ribu/kg.
Kemudian, ikan asin belanak Rp35 ribu/kg naik jadi Rp40 ribu/kg, ikan asin rebus Rp40 ribu/kg naik jadi Rp45 ribu/kg, ikan asin teri Rp60 ribu/kg naik jadi Rp70 ribu/kg, ikan asin kapasan Rp70 ribu/kg naik jadi Rp80 ribu/kg.
"Naiknya harga ikan asin ini karena pasokan ikan dari nelayan sedikit. Lantaran susah mendapatkan ikan dari nelayan, terpaksa pedagang ikan asin menaikkan harga," kata dia saat ditemui di lapaknya, Selasa (10/1/2017).
Berbeda dengan Mely (25), pedagang ikan asin lainnya. Dia mengatakan harga ikan yang dijualnya masih relatif normal. Pasalnya, ia masih menjual ikan asin dari stok yang lama.
"Ikan asin yang saya jual ini masih relatif normal, sama sekali belum ada kenaikan. Sebab, ikan yang saya jual masih menggunakan stok lama. Harapan saya sih Mas, sebelum stok belanjaan saya ini habis, harga ikan asin ini kembali normal, supaya di saat saya belanja tidak terkena harga mahal," katanya.