Harga Mulai Membaik, Petani Karet di Lampung Bergairah Lagi

Harga karet dari awal desember hingga kini berangsur membaik. (Dok. Lampung Post)

Menggala -- Petani karet di sejumlah Kabupaten di Provinsi Lampung kembali tersenyum. Memasuki penghujung tahun harga karet mulai membaik yang sebelumnya Rp6.000/Kg mulai naik hingga diangka Rp9.000/Kg bahkan mencapai 10.000/kg.

Dari pantauan Lampost.co membaiknya harga karet ini disambut suka cita para petani karet. Mereka sangat berharap harga karet terus pulih hingga harga normal yakni mendekati angka Rp20 ribu/kg.

Keterangan yang dihimpun Lamost.co, Senin (2/1/2016) harga karet mentah yang sebelumnya sempat jatuh ke angka Rp6 ribu-Rp 7 ribu/kg, sejak awal Desember ini sudah bergerak ke angka Rp9 ribu-Rp10 ribu/kg.

Salah seorang petani karet Tarmizi (40) asal Menggala mengatakan, harga karet mulai berangsur membaik sejak awal bulan desember kemarin. "Kenaikan harga karet tidak sekaligus naik, melainkan berangsur-angsur," ujarnya.

"Kami bersyukur harga karet sudah membaik, teman-teman petani saat ini sudah mulai senang karena kenaikan ini, semoga nantinya harga karet bisa berangsur membaik dan mencapai harga normal hingga Rp 20.000/Kg," ujar Tarmizi.

Dia juga mengatakan adanya kenaikan harga karet ini, petani di wilayahnya mulai rajin menyadap karet.

"Apalagi saat ini harga singkong juga jatuh sehingga karet inilah menjadi andalan kami untuk menyambung hidup. Alhamdulilhah harganya sudah berangsur naik," sambungnya.

Di tempat yang sama petani asal Mesuji, Rudi Hartono, mengakui harga karet di mesuji khususnya di Kecamatan Wiralaga mulai membaik.

"Kalau yang baru disadap seminggu kandungan airnya masih tinggi cuma Rp9 ribu/kg. Tapi syukurlah sudah ada kenaikan. Kami berharap harga karet terus membaik hingga harga normal sebelum jatuh tempo hari yakni Rp18 ribu/kg," kata Rudi

Diakuinya, sejak harga karet jatuh hingga Rp5 ribu/kg selama hampir lebih setahun belakangan ini kehidupan petani karet babak belur, dan seperti menyerah untuk menyadap karet