Hino-Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Gelar Uji Emisi

PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) bersama Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, menggelar uji emisi kendaraan angkut Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta di TPST Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (15/3/2017). Dok. Hino

BEKASI -- PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) bersama Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, menggelar uji emisi kendaraan angkut Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta di TPST Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (15/3/2017). Uji emisi ini dilakukan khusus untuk kendaraan angkut sampah yang setiap harinya menuju TPST Bantar Gebang dengan target sebanyak 300 unit kendaraan.
Uji emisi ini menggunakan enam alat uji emisi dengan rata–rata satu alat menangani 50 unit/hari kendaraan truk sampah dengan didampingi 13 orang teknisi yang handal dan terlatih. Untuk kendaraan yang sudah selesai dilakukan uji emisi akan mendapat stiker dan kartu sebagai tanda lulus uji emisi.
"Uji emisi yang dilakukan ini sebagai salah satu bentuk kepedulian Hino terhadap kelestarian lingkungan. Ini juga sebagai wujud dukungan Hino sepenuhnya kepada masyarakat dan pemerintah untuk membantu menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, melalui kontribusi truk yang prima dan optimal," ujar Irwan Supriyono, Senior Executive Officer After Sales HMSI dalam siaran pers di Bekasi, Jawa Barat.
Dia menambahkan pencemaran udara mengakibatkan turunnya kualitas udara, emisi gas buang kendaraan yang melebihi ambang batas yang ditentukan akan membahayakan kesehatan dan merusak lingkungan. Selain berdampak terhadap kesehatan, emisi gas buang yang melebihi ambang batas juga mengakibatkan kerugian terhadap kendaraan itu sendiri.
Menurut dia, tingginya emisi karbon monoksida (CO) merupakan indikator kurangnya udara dalam proses pembakaran sehingga saringan udara yang kotor menyebabkan penggunaan BBM menjadi lebih boros. Sementara itu, tingkat emisi hidrokarbon (HC) menjadi indikasi pembakaran bensin yang kurang sempurna yang umumnya disebabkan buruknya sistem pengapian.
"Hal tersebut juga mengakibatkan inefisiensi penggunaan BBM dan tenaga menjadi tidak optimal," terang Irwan dalam keterangan resmi.
Dengan dilakukan uji emisi ini armada truk sampah Pemprov DKI akan termonitoring dalam keadaan baik dan prima saat dioperasikan dalam menangani sampah warga Ibu Kota. Saat ini sebanyak kurang lebih 900 unit armada truk sampah Hino dimiliki Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan DKI Jakarta, guna menciptakan Jakarta baru kota modern yang bersih dengan masyarakat berbudaya bersih dan pelayanan publik yang prima.